Denda Akibat Tak Pakai Masker Efektif Disiplinkan Masyarakat?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 481 2279836 denda-akibat-tak-pakai-masker-efektif-disiplinkan-masyarakat-QREugMH1mK.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: The Scientist)

Sementara itu, DKI Jakarta pun menerapkan hal yang sama. Ya, bagi siapapun yang berada di dalam mobil, wajib menggunakan masker. Hal itu tertuang di dalam Pergub Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Dalam Pasal Pergub 79 Tahun 2020, setiap warga yang berkegiatan di luar rumah, berinteraksi dengan orang yang belum diketahui kondisi kesehatannya, atau berada di dalam kendaraan, wajib menggunakan masker dengan benar yakni menutupi hidung, mulut, dan dagu.

Dijelaskan juga di dalam Pergub Nomor 88 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta. Di pasal 18 Ayat 4 Pergub tersebut, dijelaskan setiap warga wajib menggunakan masker selama berada di dalam kendaraan pribadi.

"Penggunaan kendaraan mobil penumpang pribadi diwajibkan untuk mengikuti ketentuan menggunakan masker di dalam kendaraan," bunyi pasal tersebut.

Terlepas dari itu, Dokter Tirta menegaskan bahwa pemberian denda pada mereka yang melanggar aturan tidak efektif. Hal ini akan memicu perilaku masyarakat hanya patuh pada aturan jika ada pengawas.

"Enggak bisa itu kalau enggak pakai masker didenda. Nanti yang ada pakai masker cuma untuk menghindari hukuman. Kalau tidak ada petugas, ya, lepas lagi," tegasnya saat dihubungi Okezone.

Upaya yang seharusnya dilakukan pemerintah adalah menyiarkan lebih banyak iklan layanan masyarakat terkait dengan pentingnya pakai masker. "Kan baru sekarang-sekarang ini digaungkan pentingnya pakai masker ini. Sejatinya, sudah sejak Maret dulu. Tapi, gimana pun edukasi tidak ada kata terlambat," terangnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini