Sudah Punya Pasangan Masih Miliki Aplikasi Kencan Online, Peneliti: Tak Setia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 19 September 2020 16:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 19 612 2280468 sudah-punya-pasangan-masih-miliki-aplikasi-kencan-online-peneliti-tak-setia-8RGfEfzkw3.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KETIKA sudah punya pasangan dan berkomitmen hidup berdua selamanya, maka sulit untuk coba main-main. Tapi, ada juga pasangan yan masih mencoba main belakang.

Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan di Erasmus University Rotterdam, Belanda. Diterangkan dalam hasil penelitian, seseorang yang sudah memiliki pasangan dan masih terlibat dalam kencan buta di aplikasi kencan, dimungkinkan seorang psikopat.

Menurut laporan New York Post, penelitian itu melakukan survei terhadap 1.486 pengguna Tinder dan menemukan bahwa 22 persen dari mereka sudah memiliki pasangan dan fakta mengejutkannya lagi, lebih dari separuhnya sering melakukan kencan buta.

selingkuh

Penulis studi, Elisabeth Timmermans yang merupakan mahasiswi PhD di Universitas Erasmus menemukan, pengguna Tinder yang sudah memiliki pasangan menunjukkan skor setia yang rendah, sedangkan skor tinggi pada unsur neurotisisme dan psikopati.

Data tersebut dibandingkan dengan orang-orang yang sudah memiliki pasangan tetapi tidak menggunakan aplikasi kencan.

Fakta lain yang ditemukan ialah pengguna aplikasi kencan yang sudah memiliki pasangan ternyata menjalin hubungan baru lagi dengan teman di aplikasi kencannya. Data tersebut bahkan lebih banyak dibandingkan dengan pengguna lajang.

Hal tersebut mengartikan bahwa orang yang sudah memiliki pasangan tapi tetap bermain di aplikasi kencan itu tidak memiliki kesetiaan dan rela membagi rasa cintanya kepada orang lain yang mungkin baru ia kenal.

Meski demikian, Timmermans menyarankan agar dilakukan studi lebih besar lain untuk melihat apakah aplikasi kencan sebenarnya ancaman terhadap hubungan monogami. Untuk saat ini, penulis menyimpulkan bahwa pengguna aplikasi kencan yang sudah berpasangan menggunakan aplikasi tersebut hanya untuk selingkuh.

Nah, karena hanya berniat untuk selingkuh dan dimaknai sebagai tindakan yang mudah dilakukan bahkan tidak memperhatikan perasaan orang lain, sifat tersebut dimaknai sebagai psikopat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini