Waduh, Anjing Bisa Tularkan Penyakit Brucellosis ke Manusia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 19 September 2020 22:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 19 612 2280567 waduh-anjing-bisa-tularkan-penyakit-brucellosis-ke-manusia-8wfGA53F7r.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENYAKIT Brucellosis tiba-tiba menyita perhatian di tengah pandemi Covid-19. Penyakit yang ditularkan dari hewan ternak ini bahkan sudah menginfeksi ribuan warga China.

Hewan ternak dianggap sebagai sumber utama dari penyakit Brucellosis ini. Sebut saja sapi, kambing, domba, bahkan unta pun bisa terinfeksi bakteri Brucella itu. Ketika hewan sudah terinfeksi, maka sulit untuk disembuhkan.

Di sisi lain, hewan peliharaan seperti anjing pun ternyata bisa menyebarkan penyakit yang satu ini. Namun, berbeda dengan bakteri yang menginfeksi hewan ternak, bakteri yang ada di tubuh anjing itu bernama B.canis.

Anjing peliharaan

Lantas, apakah bakteri yang bisa menginfeksi anjing itu bisa juga menyebar ke manusia? Sebelum menjawab pertanyaan di atas, perlu diketahui dulu bahwa medium penyebaran bakteri dari anjing ke manusia itu melalui cairan, kebanyakan dari air mani atau cairan keputihan pada anjing.

Nah, soal apakah cairan anjing itu bisa menginfeksi manusia? Greg Nelson, DVM, direktur operasi dan pencitraan diagnostik di Central Veterinary Associates di Valley Stream, Newy York, menjawab bisa.

"Penyebaran bisa berasal dari cairan tubuh hewan peliharaan yang terinfeksi. Mungkin juga datang dari benda yang sudah terinfeksi sebelumnya, misalnya selimut di rumah Anda kena cairan anjing yang terkontaminasi, saat Anda mengenai cairan tersebut, ada risiko penyebaran di sana," kata Nelson.

Lebih lanjut, menurut Keely Coppess, direktus komunikasi Departemen Pertanian dan Pertanahan lowa, penularan Brucellosis dari anjing ke manusia jarang terjadi dalam situasi anjing peliharaan. Tapi, ada risiko tinggi pada mereka yang terbiasa dengan anjing yang hamil atau melahirkan.

"Itu karena selama proses pembiakan atau persalinan, ada cairan yang bisa menular dari anjing ke manusia," terangnya. Oleh karena itu, peternak, petugas veteriner, atau mereka yang terlibat dalam proses persalinan anjing memiliki risiko lebih tinggi terinfeksi Brucellosis.

Para ahli memperkirakan ada sekitar 100 hingga 200 kasus Brucellosis dilaporkan di Amerika Serikat setiap tahunnya. Gejala yang muncul seperti flu biasa, yaitu demam, berkeringat, sakit kepala, nyeri sendi, dan kelelahan.

Bakteri brucella

Orang dengan sistem kekebalan lemah atau tergangu, termasuk anak kecil, ibu hamil, atau pasien HIV memiliki risiko lebih tinggi untuk punya gejala yang lebih serius saat bakteri menginfeksi tubuh.

"Sebuah laporan dari lowa State Univesity memperingatkan bahwa ada potensi perempuan melahirkan prematur atau keguguran jika terpapar bakteri ini," terang laporan yang dimuat di Healthline tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini