Anak Zaman Sekarang Dinilai Kurang Menghargai Orangtua?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 20 September 2020 08:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 196 2280661 anak-zaman-sekarang-dinilai-kurang-menghargai-orangtua-PbM15Pbrsp.jpg Ibu dan anak (Foto: Daily Mirror)

Anak zaman sekarang kerap dianggap kurang bisa menghargai orang lain. Bahkan mereka juga dinilai sebagai sosok yang sulit diatur dan keras kepala. Alhasil para orangtua milenial membutuhkan cara khusus untuk mendidik dan mengontrol buah hatinya.

Salah satu orangtua milenial yang merasakan sulitnya mendidik anak adalah Wiwin. Saat ini anak Wiwin baru saja lulus Sekolah Menengah Atas (SMU). Wiwin mengatakan bahwa sejak kecil anaknya memang membutuhkan perhatian yang khusus agar bisa mengontrolnya ke arah yang lebih baik.

 ibu dan anak

Salah satunya adalah dengan memberikan pengertian dengan cara yang halus kepada anak, agar mereka bisa menyerap masukan dan saran dari orangtua dengan sangat baik.

“Intinya kita harus bikin anak itu nyaman dengan kita. Kita pakai perasaannya, kalau si anak sudah merasa nyaman, maka nasihat kita bisa diserapnya dengan baik,” terang Wiwin, saat diwawancarai Okezone, beberapa waktu lalu.

Baca juga: PSBB ala Yuni Shara, Mainan Tanaman di Pekarangan

Wiwin pun mengimbau para orangtua milenial agar bisa berlaku lebih luwes dalam mendidik anak. Jangan sampai orangtua terbawa emosi yang nantinya justru membawa hubungan yang tidak baik antara seorang anak dengan orangtuanya.

“Harus banyak sabar. Jika anak sudah ngeyel, orangtua harus menghadapinya dengan penuh pengertian. Jangan sampai justru malah emosi dan balik menantang anak dengan kekerasan. Anak bukannya malah takut, dan justru bersikap kurang ajar,” lanjutnya.

Untungnya hingga saat ini Wiwin berhasil mendidik anaknya dengan cukup baik. Sang anak pun juga cenderung nurut dan selalu mendengar nasihat yang diberikan oleh Wiwin.

Bahkan dalam beberapa kasus, justru sang anak yang meminta saran dan masukan dari orangtuanya saat menghadapi kesulitan.

“Anak saya untuknya masih bisa terkontrol dengan baik. Mungkin karena sejak kecil saya cukup disiplin dalam mengajarkan etika berperilaku dan terbawa hingga dewasa. Kadang kala justru anak saya datang meminta pendapat atau sekadar sharing keluh kesah dengan saya,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini