Ikan VS Ayam, Mana yang Lebih Baik untuk Turunkan Berat Badan?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Senin 21 September 2020 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 481 2281314 ikan-vs-ayam-mana-yang-lebih-baik-untuk-turunkan-berat-badan-SJq4YX44Yr.jpg Ilustrasi (Foto : Timesofindia)

Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat adalah salah satu cara yang pasti untuk menurunkan berat badan serta mempertahankannya dalam jangka panjang. Namun, ada tambahan dan penyesuaian diet khusus yang dikatakan dapat mempercepat penurunan berat badan.

Dua contoh tersebut adalah ikan dan ayam. Itu sebabnya Anda akan selalu melihat orang memilih ayam bakar atau ikan bakar daripada varian lainnya.

Memanggang makanan akan membuat makanan tersebut mengandung lebih sedikit lemak dibandingkan jika Anda menggorengnya. Memanggang juga membutuhkan lebih sedikit minyak atau mentega sehingga kandungan nutrisi dalam makanan tetap utuh.

Ikan Bakar

Ikan dan ayam bakar mengandung protein, omega-3, dan nutrisi sehat lainnya. Karena kedua sumber ini mengandung lebih sedikit kolesterol dan lemak jenuh, keduanya dianggap sebagai 'daging yang lebih rendah lemak' dibandingkan dengan produk hewani lain yang lebih berat.

Tapi, dari dua pilihan ini, manakah versi yang lebih sehat untuk dipilih? Mana yang membantu menurunkan berat badan lebih cepat, ikan atau ayam panggang?

Melansir Times of India, sebagian besar ahli dan penelitian diet menyarankan bahwa memasukkan makanan laut atau unggas ke dalam makanan Anda (jika Anda bukan vegetarian) menawarkan banyak kebaikan yang diperlukan untuk diet seimbang. Namun, kedua pilihan makanan ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan satu sama lain.

Baca Juga : Inspirasi Outfit WFH ala Luna Maya, Penampilan Makin Stylish!

Apakah makan ikan lebih baik untuk tetap bugar?

Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh Journal Nutrition, Metabolism, and Cardiovascular Diseases menemukan bahwa makan ikan dapat menjadi alternatif yang lebih sehat daripada sumber daging lainnya untuk tetap kurus.

Faktanya, makan ikan juga bisa mempercepat penurunan berat badan. Para peneliti menemukan bahwa orang yang hanya makan ikan (dan bukan jenis daging lain) dalam periode delapan minggu mencatat penurunan berat badan yang lebih baik daripada mereka yang tidak.

Studi tersebut juga menyarankan bahwa orang yang mengonsumsi tiga porsi ikan setiap minggu juga baik untuk menurunkan berat badan dan memberikan hasil yang lebih baik.

Tuna

Makan ikan juga bisa memberikan banyak manfaat. Salah satu manfaat terbesarnya adalah asam lemak Omega-3, yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh kita secara alami.

Omega-3 diketahui dapat mengurangi peradangan dan tingkat stres dalam tubuh, yang dapat berkontribusi pada penambahan berat badan.

Sementara protein membantu meningkatkan rasa kenyang, penelitian juga mengklaim bahwa makan ikan dapat membantu orang tetap kenyang untuk waktu yang lebih lama, dibandingkan dengan bentuk protein lainnya.

Namun, perlu diingat bahwa ikan memiliki sumber protein yang lebih rendah dibandingkan dengan daging dan produk hewani lainnya. Beberapa jenis ikan juga bisa memiliki kandungan lemak tinggi, jadi Anda harus berhati-hati dengan jenis ikan yang Anda konsumsi.

Ada juga bahaya kontaminasi dan keamanan makan makanan laut. Jejak merkuri, biasanya ditemukan pada ikan bisa berpotensi berbahaya bagi mereka yang memiliki perut sensitif. Ikan mentah harus dihindari terutama oleh wanita hamil dan anak-anak.

Apakah ada manfaat makan ayam bakar?

Ayam juga merupakan salah satu jenis daging yang digemari banyak orang. Selain rasanya yang enak, harga daging ayam juga terbilang terjangkau dibandingkan daging lainnya.

Ayam sebagai sumber makanan banyak mengandung nutrisi sehat di dalamnya. Dari protein tinggi (satu porsi ayam untuk 27 gram), kandungan rendah lemak dan vitamin dan mineral (seperti Vit. B6, selenium, niasin dan fosfor), semua ini membantu menurunkan berat badan dan membangun tubuh yang lebih sehat dan bugar.

Konsumsi ayam secara teratur dapat memperkuat tulang, mengurangi nafsu makan, dan membangun massa otot. Dada ayam, dari semua bagian, adalah yang paling sehat dari semuanya.

Ayam

Sesehat kedengarannya, kemungkinan kerugiannya tetap pada jenis ayam yang Anda makan. Banyak ayam yang tersedia di pasaran dapat muncul dari sumber yang cermat, mengandung jejak bahan kimia dan bahan tambahan lainnya yang digunakan untuk pengawetan. Ini paling sering terjadi pada makanan beku.

Pastikan apa yang Anda makan murni organik dan alami. Hal lain yang harus diperhatikan adalah kandungan lemak yang ditambahkan. Meskipun ayam mungkin rendah lemak, Anda berisiko makan lemak ekstra jika Anda memakan kulitnya. Oleh karena itu, melepas kulit adalah pilihan yang lebih baik.

Kesimpulan

Meskipun keduanya merupakan sumber protein yang sangat baik dan menambah profil nutrisi Anda, manfaat ikan cenderung sedikit lebih tinggi daripada ayam, terutama jika menyangkut kandungan Omega-3 di dalamnya.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penelitian juga telah mengkonfirmasi bahwa ikan mungkin menjadi pilihan yang lebih sehat daripada makan ayam jika satu-satunya tujuan Anda adalah menurunkan berat badan.

Namun, jika Anda fokus pada makan sehat, ada baiknya Anda mengonsumsi kedua makanan tersebut dalam jumlah sedang. Untuk gaya hidup yang baik, memenuhi semua kebutuhan nutrisi mulai dari karbohidrat, protein, vitamin dan mineral adalah hal yang penting.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini