Banjir Datang, Waspadai Penyakit-Penyakit Ini

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 481 2281552 banjir-datang-waspadai-penyakit-penyakit-ini-94blRqQ5dw.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

HUJAN yang mengguyur Bogor terus menerus telah meningkatkan debit air pada bendungan Katulampa. Bendungan Katulampa pun dinyatakan siaga satu, dan akan membuka pintu airnya.

Air dari bendungan tersebut, diperkirakan akan sampai ke Jakarta pada pukul 02.00 WIB. Kekhawatiran akan banjir pun semakin meningkat, mengingat beberapa daerah di Jakarta sudah mulai tergenang.

Banjir, tidak hanya memberikan kerugian material, namun juga membawa sejumlah penyakit. Penyakit tersebut disebabkan oleh genangan air banjir yang tidak bersih dan membawa banyak kuman penyakit.

Jika tidak segera ditangani dengan baik, maka bakteri-bakteri tersebut akan menyebar menjadi penyakit berbahaya bagi manusia. Merangkum dari NdTV, berikut beberapa penyakit yang berisiko menyerang manusia saat banjir.

banjir jakarta

Kolera

Mirip dengan demam tifoid, kolera disebabkan oleh bakteri yang disebut sebagai Vibrio Cholera yang tersebar pada air minum dan makanan. Lalat yang terinfeksi menjadi pembawa bagi penyakit ini. Gejalanya yang paling umum adalah nyeri dan muntah.

Cara menghindarinya: konsumsi makanan bersih dan baru dimasak. Jangan mengonsumsi air putih tanpa merebusnya terlebih dahulu. Selain itu mencuci tangan dan menjaga wadah makanan agar tidak terkontaminasi virus atau bakteri pasca-banjir.

Demam Tifoid

Demam tifoid disebabkan oleh bakteri bernama salmonella typhi yang hadir dalam air minum dan makanan yang terkontaminasi. Penyakit ini menular dengan cara kontak langsung dengan air yang tercemar. Gejala penyakit ini adalah kehilangan nafsu makan, demam tinggi dan diare.

Cara menghindarinya: mengonsumsi makanan segar dan sehat. Hindari makan makanan jalanan, berasal dari tempat mana pun yang dianggap tidak bersih.

Leptospirosis

Salah satu infeksi yang ditularkan langsung dari air yang terkontaminasi adalah leptospirosis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut leptospira dan terkandung dalam urin hewan seperti tikus, sapi dan kerbau. Penularan penyakit ini melalui luka terbuka atau melalui kulit yang berada di dalam air untuk waktu yang lama.

Gejala umumnya adalah sakit kepala, demam, nyeri otot, infeksi mata merah atau berair. Jika penyakit ini tidak terdeteksi tepat waktu maka pasien akan koma.

Cara menghindarinya: hindari berjalan terlalu banyak di perairan banjir. Kalau bisa, kenakan sepatu bot karet setiap kali berjalan di dalam air.

Hepatitis A

Peradangan sel-sel hati menyebabkan hati berfungsi secara tidak normal, virus yang menyebabkan peradangan ini disebut dengan hepatitis A. Penyakit ini ditularkan dari makanan uang tidak higienis atau tidak dimasak terlebih dahulu. Gejalanya adalah demam ringan, kehilangan nafsu makan, sakit perut dan mata kuning.

Cara menghindarinya: konsumsi makanan bersih dan dimasak. Jangan juga berbagi gelas minum yang sama dengan orang lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini