Tips agar Tubuh Tidak Terkena Flu saat Musim Hujan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 481 2281895 tips-agar-tubuh-tidak-terkena-flu-saat-musim-hujan-Jpk1ufkBNt.jpg (Foto: Shutterstock)

MUSIM hujan yang mulai melanda Indonesia bisa membuat masyarakat lebih rentan terjangkit berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Salah satu penyakit yang sering menyerang selama musim penghujan adalah influenza.

Para ahli mengatakan bahwa cuaca yang lebih dingin dapat membuat virus flu lebih mudah bersirkulasi. Seorang Profesor Epidemiologi dan Ahli Penyakit Menular di Universitas Columbia di New York, Stephen Morse, PhD mengatakan faktor-faktor lain juga bisa menjadi penyebab meningkatnya kasus influenza pada musim penghujan.

“Dalam kondisi yang tepat, banyak virus akan bertahan lebih lama pada suhu yang lebih dingin. Di lab, kami dapat menyimpan sampel flu selama beberapa hari di lemari es, tetapi sampel tersebut akan cepat dinonaktifkan pada suhu freezer biasa," kata Morse, sebagaimana dilansir Healthline, Selasa (22/9/2020).

Selain itu suhu dan kelembapan adalah bagian penting bagaimana bakteri dan virus bisa dengan cepat berkembang biak. Aktivitas manusia, serta kecenderungan manusia untuk menjadi lebih dekat satu sama lain pada musim penghujan mungkin juga berperan dalam penularan penyakit.

 Musim hujan yang mulai melanda Indonesia bisa membuat masyarakat lebih rentan terjangkit berbagai penyakit.

“Di daerah beriklim sedang, musim flu biasanya bertepatan dengan bulan-bulan yang lebih dingin. Namun di daerah tropis, flu sering dikaitkan dengan musim hujan dan dapat terjadi sepanjang tahun atau menunjukkan puncak bulan musim dingin dan musim panas,” lanjutnya.

Center for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan bahwa cara terbaik untuk menghindari flu adalah dengan mencuci tangan secara teratur dengan air sabun setidaknya selama 20 detik. Selain itu hindari menyentuh wajah, mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang tidak dicuci.

Seseorang juga harus mencoba untuk menghindari kontak dekat dengan orang yang batuk dan bersin, serta secara teratur mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh di rumah seperti gagang pintu. Morse mengatakan para orangtua mungkin saja keliru tentang masuk angin yang disebabkan karena basah kuyup. Meski demikian nasihat tersebut masih layak untuk didengarkan.

“Nenek Anda mungkin benar tentang menjaga kehangatan dan pakaian yang nyaman saat pergi ke luar. Atau menjaga kebiasaan kesehatan, diet, tetap terhidrasi, dan hindari kelelahan. Jika Anda sedang flu, usahakan untuk tinggal di rumah agar tidak menularkan kepada orang lain,” katanya.

Baca juga: Waspada, Minum Minyak Kayu Putih Berisiko Kematian!

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini