Perokok 14 Kali Lebih Besar Alami Kematian Akibat Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 23 September 2020 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 481 2282377 perokok-14-kali-lebih-besar-alami-kematian-akibat-covid-19-rlpHBjwm8a.jpg (Foto: Shutterstock)

PENELITIAN yang dilakukan oleh Liu W pada 2020 menunjukkan bahwa merokok dapat menyebabkan risiko pneumonia Covid-19.

Mereka mengatakan bahwa 58 persen penderita Covid-19 adalah laki-laki yang notabene memiliki rata-rata merokok 20 kali dibandingkan perempuan.

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Departemen Pulmonologi, Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR mengatakan seorang perokok memiliki risiko mengalami Covid-19 yang berat.

“Besarnya mencapai 1,45 sampai 2 kali lipat dibandingkan dengan yang tidak merokok,” terang dr. Agus, dalam Konferensi Pers Rokok di Era Pandemi Covid-19, Rabu (23/9/2020).

 Para perokok memiliki tingkat kematian yang lebih besar apabila terinfeksi virus ini.

Baca juga: Studi: Pasien Demam Berdarah 'Kebal' Covid-19

Tak hanya risiko terkena Covid-19 yang lebih besar, para perokok juga memiliki tingkat kematian yang lebih besar apabila terinfeksi virus ini. Mereka 14 kali lebih berisiko mengalami kematian dibandingkan bukan perokok.

“Penelitian metanalisis dari 12 riset oleh Patanavanich menemukan hubungan merokok dengan perburukan Covid-19. Ada 9.025 pasien, sebanyak 878 pasien mengalami perburukan Covid-19,” lanjutnya.

Selain memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi akibat Covid-19, para perokok juga berpotensi mengalami komplikasi berat. Pernyataan ini dibuktikan dengan penelitian pada 1.000 pasien di China.

“Riset menemukan bahwa perokok dengan Covid-19 lebih sering membutuhkan perawatan intensif (ICU) dibandingkan dengan bukan perokok,” tuntasnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini