Ternyata, Pengganti Rokok Juga Rentan Tularkan Virus

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 23 September 2020 16:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 481 2282577 ternyata-pengganti-rokok-juga-rentan-tularkan-virus-DMSNdyWi4Y.jpg Pandemi virus corona (Foto: Pixabay)

Sebagian besar masyarakat dunia adalah perokok aktif. Banyak dari mereka yang telah menyadari akan bahaya merokok bagi kesehatan dan mulai mengganti rokok konvensional dengan yang modern. Namun apakah hal ini aman?

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Departemen Pulmonologi, Dr. dr. Agus Dwi Susanto Sp.P(K), FISR, FAPSR menyebut bahwa rokok dalam bentuk lain juga memiliki efek berbahaya bagi tubuh penggunanya. Salah satunya adalah waterpipe smoking atau biasa disebut sisha.

 vape

“Risiko kesehatan mungkin juga terjadi pada pengguna sisha dan mereka yang mengganti rokok alternatif seperti rokok elektrik. Penting untuk mengenali bahwa alat-alat tersebut tidak aman,” ujar dr. Agus, dalam Konferensi Pers Rokok di Era Pandemi Covid-19, Rabu (23/9/2020).

Lebih lanjut dr. Agus mengatakan, kebiasaan vaping (rokok elektrik) membuat paru lebih rentan terjangkit virus dan penyakit. Vaping juga dapat melemahkan daya tahan tubuh orang yang menggunakannya. Tak hanya itu sisha pun juga memiliki bahaya tersendiri.

Baca juga: Peneliti Gunakan Teknologi AI untuk Baca Pikiran Seseorang

“Saling berbagi produk tembakau seperti sisha dapat menularkan virus kepada orang lain. Bagian sisha seperti selang dan badan botol dapat meningkatkan risiko penularan karena bagian tersebut jarang dibersihkan sehingga menjadi sarang virus,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini