Atasi Konflik antara Bos dan Karyawan, Ini 4 Langkah yang Harus Dicoba

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 24 September 2020 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 196 2282913 atasi-konflik-antara-bos-dan-karyawan-ini-4-langkah-yang-harus-dicoba-ffm82nDzJk.jpg Bos dan karyawan (Foto: Freepik)

Semua manusia memiliki perbedaan pendapat yang berbeda-beda, dan tak jarang berujung pada konflik. Misalnya antara bos dan karyawan, masing-masing punya visi misi baik, namun terkadang hal itu malah salah paham.

Lalu, bagaimana sikap Anda sebagai manajer menghadapi karyawan yang terkadang menentang gagasan atau ide yang Anda utarakan. Sehingga hubungan antara pimpinan dan karyawan kurang harmonis.

Dilansir dari laman Times of India, berikut ini langkah-langkah yang harus dijalankan, agar Anda sebagai bos tidak selalu konflik dengan karyawan.

 kerja di kantor

1. Sering berkomunikasi

Melakukan komunikasi yang baik dengan karyawan adalah salah satu cara supaya hubungan Anda sebagai pimpinan terjalin baik.

Anda perlu bertanya apa yang dibutuhkan rekan satu tim, agar mereka bisa bekerja dengan baik. Lakukan bagian Anda, dan penuhi kebutuhan mereka atau hindari melakukan sesuatu yang nantinya dapat membahayakan.

2. Jadi pendengar yang baik

Setiap orang ingin didengarkan, ketika mereka berbicara. Hal ini perlu Anda lakukan, mendengarkan segala kesulitan dan kebutuhan karyawan atau tim.

Dengan menjadi pendengar yang baik, Anda akan merasa lebih dihargai. Oleh karena itu, coba dengarkan apa keluh kesah mereka (karyawan).

3. Jangan mudah tersinggung

Ini mungkin sulit untuk diikuti, tetapi Anda harus belajar untuk tidak tersinggung. Ketika orang berperilaku buruk, itu mungkin menyakiti dan mengecewakan Anda, tetapi Anda seharusnya tidak menjadi orang yang juga menyakiti mereka kembali.

Baca juga: Cegah Covid-19, Kemenkes Minta Masyarakat Hanya Andalkan 3 Jenis Masker Ini

 

4. Tak harus merasa paling benar

Ada saatnya Anda sedikit mengalah, sebagai pimpinan Anda harus memahami situasi dan kondisi saat ini.

Jika Anda selalu merasa benar, hal ini akan menimbulkan konflik di lingkungan kerja. Bahkan karyawan pun merasa tidak nyaman saat mereka bekerja.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini