Cegah Covid-19, Kemenkes Minta Masyarakat Hanya Andalkan 3 Jenis Masker Ini

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 24 September 2020 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 481 2282828 cegah-covid-19-kemenkes-minta-masyarakat-hanya-andalkan-3-jenis-masker-ini-faIZFLpnkD.jpg Gunakan masker yang dianjurkan cegah penularan Covid-19 (Foto : Okezone)

Penggunaan masker di kala pandemi seperti sekarang menjadi hal yang sangat penting. Alat pelindung diri tersebut menjadi salah satu penghalau masuknya virus ke dalam tubuh.

Namun, masyarakat perlu tahu bahwa masker yang digunakan tidak bisa sembarangan. Sebab salah menentukan pakai masker akan memperlebar risiko Anda terpapar virus penyakit. Seperti penggunaan masker scuba atau buff yang sudah dilarang pemerintah.

Masker jenis scuba atau buff diketahui hanya mampu menghalau masuknya virus sebesar 5 persen, itu berarti sangat mungkin virus masuk ke dalam hidung. Karena itu juga, PT KCI melarang masyarakat menggunakan masker jenis tersebut saat naik kereta.

Penumpang KRL

Agar semakin jelas, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun akhirnya mengeluarkan pedoman menentukan jenis masker apa yang direkomendasikan untuk masyarakat. Ini menjadi hal penting agar masyarakat benar-benar mendapatkan fungsi perlindungan dari masker yang dikenakan.

Baca Juga : Cantiknya Nia Ramadhani Pakai Gaun Kuning, Netizen: Mirip Bunda Rita Sugiarto

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes dr Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk memakai tiga jenis masker ini agar terhindar dari paparan virus corona saat berada di luar rumah. Ketiga jenis itu adalah masker N95, masker bedah, dan masker kain.

"Saya sering mengatakan masker itu ada tiga, pertama masker N95, ini memang sudah standar yang tinggi karena dipakai petugas kesehatan yang berhadapan langsung dengan virus di laboratorium. Kemudian, masker bedah yang biasa dipakai tenaga medis, dan ketiga masker kain," kata Yuri dalam keterangan resminya di laman Kemenkes.

Bicara soal masker kain, Yuri pun memberi penekanan bahwa masyarakat jangan asal pakai masker kain. Satu hal yang harus diperhatikan adalah melihat kain apa yang digunakan di masker tersebut.

"Penggunaan masker kain itu setidaknya dua lapis," sambungnya. Jadi, lapisan kain bagian dalam masker dapat menyerap cairan dari mulut. Yuri pun mengimbau agar masker kain dipakai hanya 3 jam, setelah itu ganti dengan yang bersih.

Masker

Bicara soal masker scuba atau buff, Yuri setuju kalau jenis masker tersebut tidak direkomendasikan untuk dipakai masyarakat. Sebab, jenis masker itu ketika ditarik, pori-porinya akan terbuka lebar. "Masker ini tidak memenuhi syarat," tegasnya.

Seperti kita tahu, virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19 menyebar begitu cepat melalui percikan droplet baik saat bersin ataupun batuk. Memakai masker adalah salah satu cara efektif untuk menahan droplet tersebut menyebar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini