Share

Tangani Pasien Corona, Dokter Reinaldo Sharing Praktik Protokol Kesehatan yang Baik

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 24 September 2020 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 481 2282969 tangani-pasien-corona-dokter-reinaldo-sharing-praktik-protokol-kesehatan-yang-baik-kEjrUOihLW.jpg Dokter Reinaldo (Foto : YouTube/NIDALAP)

Merujuk pada pemberitahuan yang dilakukan oleh Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), data dokter yang gugur Covid-19 per 22 September 2020 bertambah menjadi 117 orang.

"Kita sudah meng-update data, dokter yang gugur mungkin sekarang ini, data yang kami peroleh dari tim mitigasi di PB IDI itu 117 yang meninggal," kata dr Daeng dalam diskusi dari BNPB di Jakarta.

Ini memicu para dokter lain semakin gencar dalam menjalani protokol kesehatan, termasuk dokter Reinaldo Alexander, Sp.PD yang setiap harinya berdampingan dengan pasien Covid-19.

Dokter Reinaldo

Beruntungnya, hingga saat ini hasil tes menunjukkan bahwa dokter Reinaldo masih negatif. Walaupun ia merasa bahwa dirinya sudah terpapar Covid-19.

Lantas, apa yang dilakukan sang dokter hingga bisa selamat dari ancaman virus yang cepat sekali menyebar itu? Melalui sebuah video yang berjudul Sharing Praktik Baik Protokol Kesehatan dr. Reinaldo Alexander, Sp.PD yang diunggah ke akun YouTube, ia pun berbagi cerita.

Baca Juga : Cantiknya Nia Ramadhani Pakai Gaun Kuning, Netizen: Mirip Bunda Rita Sugiarto

Setiap hendak bekerja, dokter Reinaldo selalu membawa 2 tas ransel. 1 tas berisi pakaian ganti, sedangkan 1 tas lainnya berisi hand sanitizer yang dikemas dalam botol berukuran besar, serta peralatan lainnya.

Dokter Reinaldo

"Jadi setiap kali saya menyentuh pintu atau pun benda lainnya, saya disinfeksi dulu dengan hand sanitizer. Misal saya mau ke toilet, saya semprot dulu gagang pintunya sebelum saya sentuh, begitu pun ketika akan menggunakan lift, juga yang lainnya," cerita sang dokter.

Hal ini juga berlaku ketika ia akan pulang. Usai bekerja, ia menyemprotkan seluruh barang-barangnya dengan hand sanitizer alkohol 70% sebelum dimasukkan ke mobil. Bahkan, sang dokter yang bekerja di dua rumah sakit ini selalu mandi sebelum berpindah tempat.

"Itu lah fungsinya baju ganti. Saya mandi 4 kali sehari. Sebelum berangkat kerja, sebelum pindah ke rumah sakit yang kedua, sebelum pulang ke rumah, dan sesaat tiba di rumah," sambungnya.

Sementara itu, sang dokter juga tidak main-main dalam menggunakan masker. Ia tak berani menyentuh masker selama 5 jam. Bahkan, meski wajahnya gatal, ia tetap enggan menggaruknya.

"Mengapa banyak orang yang mengenakan masker tapi masih terpapar Covid-19? Coba instropeksi diri lagi. Apakah Anda masih suka menurunkan masker? Lepas-pakai masker? Menggunakan masker dalam posisi yang salah?," tanya sang dokter.

Dokter Reinaldo

Ia pun menjelaskan, ketika menggunakan masker, pastikan bagian hidung tertutup sempurna. Jangan pernah menyentuh masker agar tidak terkontaminasi. Jangan pernah menurunkan atau melepas pakai masker, karena ada banyak sekali kuman yang bisa menempel di masker tersebut.

"Sejatinya, saya kalau sudah menyentuh masker atau membuka APD, konsekuensinya hanya ada dua, yakni disterilkan atau dibuang. Jangan pernah mengutak-atik masker ketika memakainya, atau Anda harus mengganti masker tersebut dengan yang baru," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini