Perjalanan Tren Fashion Pria, dari Celana Kodok hingga Air Jordan

Jum'at 25 September 2020 20:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 194 2283923 perjalanan-tren-fashion-pria-dari-celana-kodok-hingga-air-jordan-riiBuaxS06.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

1960-an – ERA MOD

fashion pria

Dengan maraknya protes perdamaian di berbagai tempat dalam satu dekade pemberontakan ini, tahun 1960-an menyumbangkan banyak hal menarik ke dunia mode pada masa itu. Pakaian kerja berubah menjadi lebih santai. Tren berbusana mereka banyak dipengaruhi oleh kehadiran band-band Flower Generation seperti The Beatles dengan baju kaos turtle neck yang menggantikan kemeja dan dasi.

Sejak kemunculan album The Beatles, ‘Sgt. Peppers Lonely Hearts Club Band', gaya mod dengan denim ketat dan jaket militer mendefinisikan era mode pada masa ini dengan tepat. Pada masa ini, baju-baju dibuat menjadi semakin ketat, celana panjang diluruskan, dengan tambahan rompi sebagai aksen tambahan dalam berbusana di masa itu.


1970-an - ERA TECHNICOLOR 2.0

fashion pria

Pada era ini, tren fashion bergeser kepada permainan warna dengan David Bowie dan Mick Jagger yang menjadi trendsetter pada masa itu. Mereka senang mengenakan baju-baju berwarna yang lebih cerah, dengan kerah yang lebih longgar, serta setelan jas tradisional. Pada era ini, karya-karya yang melambangkan kebebasan seperti denim jadi populer.

Nehru Jackets, jaket dengan kerah mandarin yang terinspirasi oleh Perdana Menteri India, Jawaharlal Nehru dipopulerkan oleh The Monkees dan menjadi pengganti populer untuk jas tradisional.

Selain Nehru Jacket, tren fashion tahun 70-an dapat dilihat sebagai cerminan dari sikap santai pada dekade ini. Di bagian alas kaki, mereka mengenakan sepatu kerja dengan bagian sol yang cukup tebal.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini