8 Cara Mengatasi Stres, Apa Saja?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 196 2283511 8-cara-mengatasi-stres-apa-saja-udvDg7MpN8.jpg Mengalami stres (Foto: Thrive Global)

Stres adalah pertahanan alami tubuh saat menerima signal bahaya. Tubuh biasanya dibanjiri hormon yang mempersiapkan sistemnya untuk menghindari atau menghadapi bahaya.

Ketika manusia menghadapi tantangan atau ancaman, sebagian dari mereka biasanya mendapat tanggapan fisik. Tubuh mengaktifkan sumber daya yang membantu orang untuk bertahan dan menghadapi tantangan atau mendapatkan keselamatan secepat mungkin.

 stres dan cemas

Saat stres, tubuh memproduksi lebih banyak bahan kimia kortisol, epinefrin, dan norepinefrin. Perasaan stres cenderung meningkat seiring dengan jumlah stresor.

Umumnya, stres terjadi karena faktor lingkungan. Seperti suara bising, perilaku agresif, masalah hidup, mobil yang melaju kencang, momen menakutkan di film, atau bahkan bertengkar dengan mantan pacar.

Terus menerus merasa stres dalam hidup tentu tidak baik karena dapat berakibat ke penyakit fisik. Stres dalam jangka lama juga dapat berisiko tinggi untuk menderita diabetes, jantung koroner, atau bahkan alzhaimer.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengelola stres agar tidak berkepanjangan. Melansir Medical News Today pada Jumat (25/9/2020), berikut beberapa langkah yang bisa Anda coba untuk mengelola stres.

1. Konsumsi obat

Jika stres yang dialami sudah tergolong parah, Anda mungkin membutuhkan pertolongan dokter. Dokter biasanya tidak akan meresepkan obat untuk mengatasi stres, kecuali jika mereka mengobati penyakit yang mendasari, seperti depresi atau gangguan kecemasan

Dalam kasus seperti itu, mereka mungkin meresepkan antidepresan. Antidepresan juga dapat memiliki efek buruk, dan dapat memperburuk beberapa komplikasi stres, seperti libido rendah.

Namun, ada risiko bahwa pengobatan hanya akan menutupi stres, bukan membantu orang tersebut menghadapinya. Antidepresan juga dapat memiliki efek buruk, dan dapat memperburuk beberapa komplikasi stres, seperti libido rendah.

 

2. Olahraga

Tinjauan sistematis studi hewan pada 2018 menemukan bahwa olahraga dapat mengurangi gangguan memori pada subjek dengan stres, meskipun studi pada manusia diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi hal ini.

3. Kurangi kafein

Biasanya, orang yang merasa depresi akan lari ke minuman berakohol. Padahal Anda justru harus menghindari asupan alkohol, obat-obatan, dan kafein. Zat ini tidak akan membantu mencegah stres, melainkan dapat memperburuknya.

 Baca juga: Ini Cara Mudah dan Murah Cegah Virus Corona Menumpuk di Tubuh Kita

4. Perhatikan pola makan

Pola makan sehat dan seimbang yang mengandung banyak buah dan sayuran dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh pada saat stres. Pola makan yang buruk dapat menyebabkan kesehatan yang buruk dan stres tambahan.

5. Manajemen prioritas

Anda bisa meluangkan sedikit waktu untuk mengatur daftar tugas harian dan berfokus pada tugas-tugas mendesak terlebih dahulu. Kemudian Anda dapat fokus pada apa yang telah diselesaikan atau dicapai untuk hari itu, daripada pada tugas yang belum mereka selesaikan.

 

6. Melakukan pernapasan dan relaksasi

Meditasi, pijat, dan yoga dapat membantu meredakan stres. Teknik pernapasan dan relaksasi dapat memperlambat detak jantung dan meningkatkan relaksasi. Bernapas dalam-dalam juga merupakan bagian sentral dari meditasi kesadaran.

7. Berbagi perasaan alias curhat

Berbagi perasaan dan keprihatinan dengan keluarga, teman, dan rekan kerja dapat membantu seseorang mengurangi perasaan terisolasi. Orang lain mungkin bisa menyarankan solusi tak terduga dan bisa diterapkan untuk pemicu stres.

8. Kenali tanda-tandanya

Seseorang bisa sangat cemas menghadapi masalah yang menyebabkan stres sehingga mereka tidak memperhatikan pengaruhnya pada tubuh mereka. Penting untuk memperhatikan setiap perubahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini