Melepas Stres, Alasan Anak Muda Nikah Dini di Tengah Pandemi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 196 2283751 melepas-stres-alasan-anak-muda-nikah-dini-di-tengah-pandemi-0ESDqDxLru.jpg Menikah di tengah pandemi (Foto: BBC)

Pandemi Covid-19 yang menyerang Indonesia sejak 2020 secara tidak langsung mengubah pola pikir masyarakat. Sebagian dari mereka memutuskan untuk melakukan pernikahan dini karena merasa bosan dan stres dengan situasi yang sedang dihadapi saat ini.

Menanggapi hal tersebut Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Dr.Ir.Dwi Listyawardani atau kerap disapa Dani membenarkan adanya fenomena pernikahan dini pada masyarakat. Ia pun mencoba untuk menjelaskan mengapa fenomena tersebut banyak dilakukan masyarakat selama masa pandemi.

 menikah

“Ini dikaitkan ke tekanan ekonomi bukan pendidikan. Yang terjadi adalah tekanan pendidikan pada keluarga-keluarga terutama yang ekonomi rendah di wilayah pedesaan dengan cara menikahkan anaknya,” tutur Dani, dalam Perayaan Hari Kontrasepsi Sedunia 2020, Jumat (25/9/2020).

Tak hanya masalah beban ekonomi yang dihadapi banyak keluarga saat ini. Masih ada beberapa faktor-faktor lain yang membuat masyarakat nekat untuk melakukan pernikahan dini. Padahal fenonema pernikahan dini sangat dilarang oleh pemerintah.

“Ada juga anak muda yang ingin menikah dini untuk melepas stres dan lainnya. Pernikahan pada usia anak ini tidak boleh karena ini masuk dalam kekerasan pada anak. Jadi kami terus mengupayakan pada masyarakat supaya hal ini tidak terjadi,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini