Gara-Gara Pandemi, Angka Kelahiran di Indonesia Bertambah

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 196 2283763 gara-gara-pandemi-angka-kelahiran-di-indonesia-bertambah-YbGnTRE82h.jpg Hamil di tengah pandemi (Foto: Mom)

Pandemi Covid-19 tidak hanya berpengaruh pada kesehatan masyarakat, namun pada menurunnya pelayanan kontrasepsi. Banyak masyarakat yang enggan pergi ke puskesmas atau fasilitas kesehatan karena takut terinfeksi Covid-19. Alhasil tingkat kehamilan di masyarakat semakin naik pada tahun ini.

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Dr.Ir.Dwi Listyawardani atau kerap disapa Dani menjelaskan, tingkat kelahiran per tahun yang dialami Indonesia saat ini memang mengalami peningkatan. Terlebih pada masa Covid-19 yang memicu masyarakat enggan datang untuk memasang aseptor untuk mencegah kehamilan.

 bayi

“Kita punya data tentang angka tingkat kelahiran. Ada tambahan 400-500 ribu kelahiran per tahun. Kalau di Indonesia terdapat 4-5 juta kelahiran per tahun. Jadi kalau diperkirakan ada sekira 10 persen penambahan kelahiran karena ada putus pakai kontrasepsi,” terang Dani, dalam Perayaan Hari Kontraspesi Sedunia 2020, Jumat (25/9/2020).

Dengan tingginya angka kelahiran yang dialami saat ini, Indonesia mungkin bakal mendapat bonus demografi yang semakin besar atas kehadiran para generasi muda. Namun Dani enggan menyebutkan seberapa besar pengaruh tingkat kelahiran yang besar dengan bonus demografi yang bakal dialami Indonesia.

Baca juga: Ini Cara Mudah dan Murah Cegah Virus Corona Menumpuk di Tubuh Kita

“Dampaknya belum kelihatan untuk saat ini dan baru akan terlihat jangka panjang pada jumlah kelahiran,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini