5 Cara Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh, Cegah Penyakit

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 481 2283482 5-cara-tingkatkan-sistem-kekebalan-tubuh-cegah-penyakit-z178zic9Kt.jpg Ilustrasi (Foto: Men's Journal)

Saat ini, menjaga daya tahan tubuh adalah salah satu hal terpenting untuk melindungi diri dari Covid-19, maupun penyakit lainnya. Pada dasarnya, sistem kekebalan tubuh sudah ada dan bekerja untuk melindungi tubuh dari infeksi.

Namun, sistem kekebalan tubuh juga bisa melemah atau bahkan rusak karena buruknya gaya hidup, dan lain sebagainya. Karena itu, penting bagi Anda untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

Melansir Medical News Today, berikut cara sederhana untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh guna mencegah penyakit.

Konsumsi vitamin dan mineral

Suplementasi vitamin D telah dikaitkan dengan perubahan perilaku sistem kekebalan. Mengonsumsi suplemen vitamin D selama kehamilan dapat mengubah sistem kekebalan bayi baru lahir sedemikian rupa sehingga melindungi dari infeksi pernapasan dan asma.

Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D mengaktifkan sel T yang dapat mengidentifikasi dan menyerang sel kanker dan melindungi dari kanker kolorektal pada beberapa orang.

Pada orang dewasa yang lebih tua, vitamin D juga telah terbukti mengurangi infeksi saluran pernapasan.

Memilih makanan

Makanan mempengaruhi respon imun. Penelitian telah berfokus pada bagaimana makanan atau diet tertentu dapat memengaruhi respons imun. Serat larut mengubah sel kekebalan dari pro-inflamasi menjadi anti-inflamasi, yang membantu kita sembuh lebih cepat dari infeksi.

Pterostilbene dan resveratrol, masing-masing ditemukan dalam blueberry dan anggur merah, membantu meningkatkan ekspresi gen peptida antimikroba cathelicidin manusia (CAMP), yang terlibat dalam fungsi kekebalan. Gen CAMP memainkan peran penting dalam sistem kekebalan bawaan.

Probiotik dapat membantu melawan efek merugikan dari antibiotik spektrum luas dengan menjaga sistem kekebalan tubuh untuk merespons infeksi baru.

Minyak ikan yang kaya DHA telah ditemukan untuk meningkatkan aktivitas sel B, dapat membantu bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah.

Kurkumin, yang ditemukan dalam kari dan kunyit, dapat membantu sistem kekebalan dengan membersihkan otak dari plak beta-amiloid yang terlihat pada penyakit Alzheimer.

Diet tinggi lemak dan kalori tinggi memicu respons dari sistem kekebalan yang mirip dengan infeksi bakteri. Peneliti menyarankan bahwa mengonsumsi makanan yang tidak sehat membuat pertahanan tubuh lebih agresif setelah beralih ke pola makan sehat, yang dapat menyebabkan penyakit seperti arteriosklerosis dan diabetes.

 Menjaga daya tahan tubuh adalah salah satu hal terpenting untuk melindungi diri dari Covid-19.

Baca juga: 4 Manfaat Jus Pare di Tengah Pandemi, Nomor 1 Tingkatkan Imunitas

Olahraga

Sama seperti mengonsumsi makanan yang sehat, aktivitas fisik yang teratur juga dapat berkontribusi pada kesehatan yang baik secara keseluruhan. Olahraga juga dapat membuat sistem kekebalan tubuh menjadi sehat.

Olahraga meningkatkan sirkulasi darah yang efisien, yang membuat sel-sel sistem kekebalan terus bergerak sehingga mereka dapat melakukan tugasnya secara efektif.

Satu studi mengungkapkan bahwa hanya 20 menit olahraga ringan dapat menstimulasi sistem kekebalan, yang pada gilirannya menghasilkan respons seluler anti-inflamasi.

Penelitian lain menemukan bahwa cara terbaik untuk menghindari perubahan sistem kekebalan yang merugikan dan membantu tubuh pulih setelah olahraga yang intens adalah dengan mengonsumsi karbohidrat selama atau setelahnya.

Kelola stres

Selain diet seimbang dan olahraga teratur, para ilmuwan telah menemukan bukti faktor lain yang dapat memengaruhi respons sistem kekebalan. Mengurangi stres dapat membantu mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh yang normal.

Sebuah penelitian menemukan terjadinya peristiwa bahagia atau lucu dapat meningkatkan kadar endorfin dan hormon lain yang memicu keadaan relaksasi. Stres kronis dapat menekan respons sistem kekebalan dan kemampuannya untuk melawan penyakit. Oleh karena itu, mengurangi stres dapat membantu mencegah infeksi dan gangguan lainnya.

Bernyanyi dalam paduan suara selama 1 jam dilaporkan dapat mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan kadar protein kekebalan pada individu penderita kanker dan pengasuhnya.

Temuan studi menunjukkan bahwa sesuatu yang sederhana seperti bernyanyi dapat membantu mengurangi penekanan sistem kekebalan terkait stres.

Cegah perasaan kesepian

Kesepian juga dianggap sebagai pemicu stres yang dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa individu yang kesepian menghasilkan tingkat protein yang lebih tinggi terkait peradangan sebagai respons terhadap stres daripada mereka yang merasa terhubung secara sosial.

Protein yang berhubungan dengan peradangan dikaitkan dengan kondisi seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung koroner, penyakit Alzheimer, dan artritis.

Meskipun masih banyak pertanyaan tentang fungsi sistem kekebalan, jelas bahwa mengonsumsi makanan yang sehat, olahraga teratur, cukup tidur, dan mengurangi stres akan sangat membantu untuk memastikan kekebalan tubuh Anda tetap terjaga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini