Menko Airlangga: Indonesia Sudah Pesan Dosis Vaksin Covid-19 Mendekati 1 Kali Per Kapita

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 481 2283772 menko-airlangga-indonesia-sudah-beli-dosis-vaksin-covid-19-mendekati-1-kali-per-kapita-vTtfFUNLTI.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan bahwa Indonesia sudah memesan vaksin Covid-19, dan segera distribusikan bila sudah lolos tahap verifikasi dan terbukti efektif.

"Untuk update negara-negara yang telah memesan vaksin Covid-19, Indonesia masuk di dalam peta yang sudah menyiapkan dosis vaksin mendekati 1 kali daripada per kapita," tuturnya saat membuka Rapat Koordinasi Pimpinan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEC-PEN), di kawasa Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (25/9/2020).

vaksin covid

Selain Indonesia, Menteri Airlangga mengatakan beberapa negara seperti Inggris dan Amerika dilaporkan telah memesan dosis vaksin Covid-19 lima kali lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Kemudian ada Kanada, Jepang, Eropa, Australia, dan India yang juga sudah memesan vaksin dalam jumlah besar. "Kita sedikit di atas Brazil," tambahnya.

Baca Juga : Menko Airlangga: Keterpakaian Tempat Tidur ICU-Isolasi RS Jakarta-Bali Sudah di Atas 60%

Terkait dengan skema distribusi vaksin itu sendiri, Menteri Airlangga mengatakan bahwa rencananya akan dimasukkan ke dalam beberapa rancangan Peraturan Presiden. Pertama menyangkut pengaturan uang muka kemudian penjelasan mengenai kondisi force majeur. Artinya, Perpres ini dibuat dalam situasi yang tidak normal atau disebut dalam kondisi kahar.

"Kita tegaskan bahwa bagian daripada pengadaan vaksin ini karena tentu ada success ratenya ada batasnya rata-rata sekitar 40%. Maka ini menjadi bagian daripada pemulihan ekonomi nasional dan biaya penanganan Covid-19. Jadi bukan kerugian negara," jelas Menteri Airlangga.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan pun dilaporkan tengah menggodok pembentukan tim khusus, guna memperlancar distribusi vaksin Covid-19 ke berbagai daerah prioritas yang memang sangat membutuhkan.

Pembentukan tim ini, kata Menteri Airlangga, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebagai pengambil kebijakan di sekor pembelian vaksin Covid-19.

Menko Airlangga

"Road mapnya sudah dipersiapan ada yang digarda terdepan sejumlah 1,3 juta orang, kemudian ada pelayanan publik, ada aparatur negara dan juga ada tahap pertama kedua dan ketiga yang sudah disiapkan dengan total 86 juta orang," ungkap Menteri Airlangga.

"Sementara untuk penerimanya, akan dibagi menjadi usia produktif, kelompok komorbid, peserta BPJS, dan penerima bantuan iuran. Selanjutnya, mengenai timeline juga sudah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan, tapi tentu perlu dilaporkan oleh Pak Menkes," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini