Janda Bolong, Tanaman Hias Seharga Ratusan Juta di Tengah Pandemi

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 26 September 2020 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 612 2284102 janda-bolong-tanaman-hias-seharga-ratusan-juta-di-tengah-pandemi-gDLhcrmJOz.jpg Tanaman hias janda bolong (Foto : Dokumentasi narasumber)

Janda bolong nama tanaman tersebut memang agak nyeleneh, namun harganya cukup fantastis bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Tanaman berdaun bolong ini juga diminati oleh Ratu Hermansyah. Wanita asal Jakarta Selatan ini cukup terkejut, bahwa janda bolong sekarang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

"Saya terus terang agak ragu juga sih, masa iya ada orang mau beli sebuah tanaman dengan harga capai ratusan juta. Tapi mungkin kalau untuk kolektor tanaman harga tidak masalah ya," ujar Ratu saat dihubungi Okezone, Sabtu (26/9/2020).

Janda Bolong

Baca Juga : Dokter Larang Oleskan Minyak Kayu Putih ke Masker, Kenapa?

Ratu mengatakan, ia juga memiliki janda bolong beberapa bulan lalu. Namun harganya belum setinggi saat ini. Ia tertarik dengan tanaman tersebut karena cara perawatannya yang mudah, serta termasuk tanaman yang cukup langka. Selain itu, janda bolong yang harganya tinggi jenis variegata.

Janda Bolong

"Saya punyanya yang janda bolong hijau. Janda bolong mahal itu yang jenis variegata. Janda bolong ini adalah jenis tanaman rambat yang sangat mudah ditanam," katanya.

"Janda bolong variegata ini memang masih langka sih. Sampai sejauh ini saya sih belum pernah melihat dijual di sentra-sentra penjualan tanaman hias yang sering saya kunjungi, ya," tambahnya.

Namun di sisi lain, kata Ratu, meroketnya harga janda bolong ini dapat membantu perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah sampai sekarang.

"Ikut senang ya, karena ini seperti jadi penyemangat buat mereka yang selama ini sudah berbisnis tanaman hias. Ternyata walau di tengah pandemi, orang tetap bisa mengapresiasi bisnis tanaman hias," terangnya.

Janda Bolong

Namun, meroketnya harga janda bolong ini menurut Ratu hanya sebatas tren saja. Sebelumnya jenis tanaman lain sempat dibanderol sangat tinggi.

"Tapi menurut saya ini cuma tren semusim ya. Dulu orang juga pernah memberi harga gila-gilaan pada tanaman anthurium dan gelombang cinta (nama jenis tanaman juga)," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini