Makan Wortel Bantu Penglihatan Manusia, Mitos atau Fakta?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 27 September 2020 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 27 481 2284426 makan-wortel-bantu-penglihatan-manusia-mitos-atau-fakta-gMizpqgT2x.jpg Ilustrasi (Foto: Almanac.com)

Beta-karoten tidak seperti vitamin A murni. Mereka perlu diubah di dinding usus menjadi vitamin A. Ini berarti manusia akan lebih baik mengonsumsi suplemen vitamin A jika memungkinkan, daripada memakan wortel. Makan wortel juga tidak akan meningkatkan penglihatan kebanyakan orang.

“Begitu Anda memiliki cukup beta-karoten dalam tubuh Anda, sering kali itu tidak akan lagi diubah menjadi vitamin A. Tubuh secara alami mengatur terhadap jumlah vitamin A yang berlebihan untuk mencegah akumulasi tingkat racun dari zat tersebut,” lanjut Chew.

Jika ditanya soal konsumsi wortel yang ideal, Chew mengaku tidak punya angka untuk memberi tahu tentang berapa banyak wortel yang harus Anda makan per hari. Tetapi semuanya harus seimbang dalam jumlah sedang.

“Memang, jika seseorang makan terlalu banyak wortel, kulitnya mungkin berubah menjadi agak oranye. Ini gejala yang tidak berbahaya yang bukan merupakan masalah kesehatan,” tambahnya.

Chew mengatakan sebagian besar masalah mata berasal dari gangguan penglihatan yang disebabkan oleh masalah seperti genetika, penuaan atau diabetes yang tidak dapat dibantu dengan infus beta-karoten.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini