Ahli Epidemiologi: Manusia akan Pakai Masker Selamanya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 28 September 2020 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 481 2284876 ahli-epidemiologi-manusia-akan-pakai-masker-selamanya-keMZ9q8r3I.jpg Pakai masker (Foto: Do312)

Pemerintah maupun ahli kesehatan tak pernah bosan mengingatkan masyarakat pentingnya penggunaan masker. Alat pelindung diri tersebut diyakini cukup ampuh menghalau paparan virus, jika digunakan dengan benar dan material masker yang tepat.

Seperti dijelaskan Dokter Reisa Brotoasmoro, masker itu bukan hanya melindungi Anda dari paparan, tetapi melindungi orang lain juga. "Maskerku melindungimu, maskermu melindungiku," ujarnya dalam video BNPB.

 pakai masker

Bicara soal jenis masker, belum lama ini Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk memakai tiga jenis masker saja agar terhindar dari paparan virus corona saat berada di luar rumah. Ketiga jenis itu adalah masker N95, masker bedah, dan masker kain.

"Saya sering mengatakan masker itu ada tiga, pertama masker N95, ini memang sudah standar yang tinggi karena dipakai petugas kesehatan yang berhadapan langsung dengan virus di laboratorium. Kemudian, masker bedah yang biasa dipakai tenaga medis, dan ketiga masker kain," kata Yuri dalam keterangan resminya di laman Kemenkes.

Di sisi lain, penggunaan masker diprediksi akan selamanya dikenakan manusia. Ungkapan itu disampaikan Ketua Departemen Epidemiologi Penyakit Mikroba di Yale School of Public Health, Albert Ko.

"Orang-orang mesti menerima kenyataan bahwa masker akan menjadi bagian dari kehidupan kita semua tanpa batas," ujar Ko pada The Atlantic, dikutip dari Huffpost.

Beberapa ahli bahkan mengatakan penggunaan masker akan diwajibkan sekalipun vaksin sudah ada. Sebab dengan terus memakai masker, penyebaran virus bisa ditekan.

Selain itu, semakin sering orang-orang pakai masker, tingkat penerimaan pun semakin baik. Maksudnya, orang-orang tidak akan mengeluh lagi karena pakai masker.

 Baca juga: 5 Tanda Mantan Pacar Mau Balikan Tapi Gengsi

Ke depannya, sambung Ko, bukan soal inovasi bentuk masker yang akan terus berkembang, tetapi para peneliti pun akan menemukan cara yang lebih inovatif untuk mempromosikan penggunaan masker ke semua generasi.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini