Kenapa Ya Orang Kerap Tak Sadar Jika Miliki Bau Badan?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 28 September 2020 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 612 2285012 kenapa-ya-orang-kerap-tak-sadar-jika-miliki-bau-badan-VDPlybTdbI.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERNAHKAN Anda terjebak di dalam lift bersama orang yang memiliki bau badan? Atau mungkin mendapatkan driver ojek online yang memiliki bau badan. Tentu rasanya tidak menyenangkan dan membuat kita harus menutup hidup.

Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah orang tersebut tidak sadar jika badannya bau? Jawabannya adalah tidak bisa. Memiliki bau badan, bukan berarti tidak merawat diri.

Mungkin Anda sudah rajin mandi, dan pakai deodoran supaya terhindar dari bau badan tak sedap. Namun tanpa disadari, orang lain nampak masih terganggu dengan bau tidak sedap.

Memang kita mudah untuk mencium bau badan orang lain, sayangnya hal ini tidak berlaku jika Anda mencoba mencium bau badan sendiri. Kenapa bisa begitu, ya?

bau badan

Kondisi ini disebut dengan olfactory fatigue, yaitu ketika indera penciuman manusia sudah terbiasa mencium dan mengenali jenis bau tertentu. Saking seringnya, reseptor bau di hidung jadi lelah dan pada akhirnya berhenti mendeteksi jenis bau tersebut. Ini berlaku juga saat Anda berusaha mencium bau badan sendiri.

Hal ini diungkapkan oleh Pamela Dalton, seorang psikolog dari Monell Chemical Senses Center di Philadelphia. Ia mengungkapkan bahwa ketika Anda mencium bau tertentu untuk yang pertama kali, reseptor bau di hidung akan mengirimkan sinyal ke otak dan menentukan apakah bau ini termasuk bau wangi atau bau busuk.

Namun, ketika Anda terus-terusan mencium aroma yang sama setiap hari, otak Anda akan terbiasa menerima sinyal yang mengenali bau tersebut. "Pada saat inilah, otak akan menganggapnya sebagai sebuah informasi yang tidak penting lagi," katanya seperti dilansir dari Hellosehat.

Contohnya begini, Anda memasang pengharum ruangan otomatis dengan wangi lavender di kamar. Pengharum ruangan tersebut bisa disetel untuk menyemprotkan aroma wanginya setiap 5, 10, atau 30 menit sekali.

Pada awalnya, Anda mungkin sadar setiap kali aroma lavender merebak ke seisi ruangan. Seiring berjalannya waktu, hidung Anda jadi terbiasa mencium aroma lavender tersebut sampai tidak mengenalinya lagi. Anda pun beraktivitas seperti biasa di dalam kamar, seolah-olah tidak sedang mencium aroma apa pun.

Sebetulnya, Anda bisa mencium bau badan sendiri, tapi bukan dengan cara mengangkat tangan dan mendekatkan hidung ke ketiak, melainkan dengan melepaskan baju dan mengendus bau baju tersebut.

Begitu juga jika Anda ingin mengecek bau mulut. Anda tentu saja tidak bisa mencium bau mulut dengan meniup telapak tangan dan mengendus baunya. Caranya, jilat bagian punggung tangan atau lengan Anda dan biarkan air liurnya mengering. Setelah itu, coba endus area kulit yang Anda jilat tadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini