Hindari Penggunaan Air Mendidih untuk Menyeduh Teh, Ini Alasannya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 298 2285503 hindari-penggunaan-air-mendidih-untuk-menyeduh-teh-ini-alasannya-LVvS6dxPPM.jpg (Foto: Okezone.com/Independent)

SEBAGIAN besar orang akan menggunakan air mendidih untuk menyeduh teh atau kopi. Namun menurut Pencicip Makanan dan Minuman Profesional, Martin Isark, menggunakan air mendidih untuk menyeduh adalah suatu kesalahan besar. Banyak orang yang melakukan kesalahan ini tanpa sadar, bahkan para penikmat teh.

Martin mengatakan bahwa Anda tidak boleh menggunakan air mendidih untuk membuat minuman tradisional karena akan membuatnya terasa 'tidak lebih enak dari air kubis.' Sebaliknya, ia mengatakan Anda harus membiarkan air menjadi dingin terlebih dahulu hingga suhunya menyentuh angka 80 derajat.

Dia menjelaskan bahwa air mendidih pada dasarnya digunakan untuk memastikan bahwa air itu aman untuk diminum. Panas yang diberikan dipercaya dapat membunuh semua kuman dan bakteri yang terkandung di dalam air.

"Sudah waktunya untuk menghilangkan mitos bahwa Anda harus menggunakan air mendidih. Air yang terlalu panas akan menghilangkan rasa yang diinginkan dari teh dan yang tersisa hanyalah rasa yang kuat dari tanin kering dan astringent,” terang Isark, melansir dari The Mirror, Selasa (29/9/2020).

Meski banyak orang yang salah dalam tata cara menyeduh teh dan kopi, namun ia setuju dengan Yorkshire Tea bahwa susu dan gula harus ditambahkan terakhir.

Juni lalu warga Inggris dibuat heboh dengan viralnya video seorang wanita bernama Michelle, asal Amerika yang membuat secangkir teh. Michelle, yang sekarang tinggal di Inggris, memulai dengan mengisi mugnya dengan air dan memanaskannya di microwave. Dia kemudian menambahkan susu sekira setengah dari cangkir kantong teh, gula yang banyak dan mengaduknya.

 Sebagian orang menggunakan air mendidih untuk menyeduh teh atau kopi.

Baca juga: Cara Bikin Sempol Tempe Cocok Jadi Lauk dan Camilan

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini