Tips Cermat Memilih Perlengkapan Lari agar Terhindar dari Cedera

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 22:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 481 2285849 tips-cermat-memilih-perlengkapan-lari-agar-terhindar-dari-cedera-gAm6CqLfjz.jpg Ilustrasi olahraga lari. (Foto: Tikko Maciel/Unsplash)

SEGALA persiapan selalu dilakukan setiap orang ketika hendak melakukan olahraga berlari. Diawali dengan latihan yang memang menjadi kewajiban, pemanasan, hingga memilih atribut pendukungnya.

Namun ketika menentukan atribut olahraga lari tersebut, haruslah cermat. Jangan asal-asalan. Pasalnya, ini untuk menghindarkan Anda dari cedera saat lari.

"Perlengkapan lari itu cukup penting. Salah memilih sepatu saja bisa berdampak pada kualitas lari Anda. Bahkan, sepatu yang salah malah bisa membuat kaki Anda cedera," jelas Founder Indo Runner Reza Puspo.

Baca juga: Jogging atau Lari, Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan? 

Ia menjelaskan, perlengkapan yang pertama adalah pemilihan sepatu. "Ini perlu disesuaikan dengan kaki masing-masing. Tapi yang mesti diperhatikan adalah kelenturan sepatu itu sendiri dan bagaimana kondisi dasar dari sepatu," terangnya.

Pada beberapa sepatu lari, kualitasnya itu berkisar di jarak 600–800 kilometer. Maksudnya, setelah melewati jarak itu, biasanya kualitas sepatu akan berkurang dan ini penting untuk diketahui supaya tidak salah dalam memilih sepatu untuk kegiatan lari yang akan diikuti.

Perlengkapan kedua adalah pakaian. "Usahakan memilih baju yang berbahan dry fit, jangan katun. Hal ini terkait penyerapan keringat. Jika mengenakan baju berbahan dry fit, baju itu tidak akan menyerap keringat tetapi langsung memuaikan keringat. Ini penting supaya badan tidak menjadi lembap," paparnya.

Baca juga: Tak Mau Cepat Kehabisan Napas saat Lari, Catat Sederet Triknya 

Ia menambahkan, persiapan berikutnya sebelum lari adalah sarapan. Usahakan tetap makan sebelum lari.

"Kalau saya biasanya sejam sebelum lari sudah makan. Ya, sekadar roti, selai kacang, dan pisang sudah sangat cukup. Kami biasanya menyebut sarapan itu dengan istilah carbo loading dan jangan salah kaprah, tetap sarapan itu akan memberikan energi untuk tubuh Anda," ungkapnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini