Beautypedia, Apa Itu Pori-Pori?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 611 2285369 beautypedia-apa-itu-pori-pori-hAaBUiydUL.jpg Ilustrasi (Foto : Healthline)

Sebagian orang percaya bahwa tren kecantikan saat ini adalah mereka yang tidak memiliki pori-pori. Karena itu, sebagian dari mereka berusaha melakukan serangkaian perawatan, sedangkan yang lainnya memilih untuk mengedit fotonya supaya wajah mereka terlihat mulus tanpa pori-pori.

Kendati demikian, sebenarnya apa sih pori-pori itu? Melansir Healthline pada Selasa (29/9/2020), Pori-pori adalah bukaan kecil di kulit yang mengeluarkan minyak dan keringat. Mereka juga terhubung ke folikel rambut Anda.

Jika pori-pori Anda tampak lebih besar, itu mungkin karena jerawat, peningkatan produksi sebum, yang menyebabkan kulit berminyak, kerusakan akibat sinar matahari, dan riasan nonkomedogenik.

Meskipun Anda tidak dapat mengubah ukuran pori-pori Anda, teknik rumahan dapat membantu meminimalkan kemunculannya. Begini caranya.

Perhatikan produk perawatan kulit Anda

Perawatan Kulit

Mungkin sudah waktunya untuk mengganti produk perawatan kulit yang Anda gunakan secara teratur. Jika Anda menggunakan produk apa pun yang dirancang untuk membersihkan kelebihan sebum dan jerawat, Anda bisa mengatasinya. Penggunaan jangka pendek tidak masalah, tetapi sebenarnya dapat mengiritasi kulit Anda dengan penggunaan jangka panjang.

Produk-produk ini mengandalkan bahan aktif seperti asam salisilat untuk menghilangkan lapisan atas kulit Anda. Ini menghasilkan efek pengeringan, membuat pori-pori Anda terlihat lebih kecil. Tetapi jika kulit Anda menjadi terlalu kering, kelenjar sebaceous Anda meningkatkan produksi sebum untuk mengisi kembali kelembapan yang hilang. Ini membawa Anda kembali ke kulit berminyak.

Baca Juga : Cantiknya Amanda Manopo Pakai Dress Kupu-Kupu, Bang Billy: Baby I Like It

Bersihkan wajah Anda

Jenis pembersih terbaik menghilangkan kotoran dan minyak berlebih tanpa benar-benar menghilangkan kelembapan kulit Anda. Untuk pori-pori besar yang berhubungan dengan kulit berminyak, carilah pembersih berbahan dasar gel. Kulit normal hingga kering bisa mendapatkan manfaat dari pembersih berbentuk krim.

Apa pun jenis kulit Anda, hindari pembersih yang mengandung sabun atau scrubbing. Ini bisa membuat pori-pori terlihat lebih besar.

Eksfoliasi dengan AHA atau BHA Perawatan Kulit

American Academy of Dermatology merekomendasikan pengelupasan hanya satu hingga dua kali per minggu. Eksfoliasi membantu menghilangkan serpihan berlebih yang dapat menyumbat pori-pori Anda tanpa membuat kulit Anda terkelupas secara berlebihan. Jika saat ini Anda sedang mengalami jerawat, lewati sesi pengelupasan kulit untuk menghindari iritasi pada jerawat Anda.

Jika Anda bisa, pilih exfoliant dengan asam alfa-hidroksi (AHA) atau asam beta-hidroksi (BHA). BHA juga dikenal sebagai asam salisilat dan tidak boleh digunakan jika Anda alergi terhadap aspirin. Meskipun kedua bahan tersebut dapat memaksimalkan manfaat pengelupasan kulit Anda, BHA juga dapat menembus jauh ke dalam pori-pori untuk mengobati jerawat.

Melembapkan untuk hidrasi yang seimbang

Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan orang dengan kulit berminyak adalah tidak menggunakan pelembap karena takut akan menambah lebih banyak minyak ke wajah mereka. Produk pelembap sebenarnya membantu sebum alami Anda menembus ke lapisan kulit yang lebih dalam.

Ini tidak hanya mengurangi tampilan berminyak, tetapi juga membantu mengondisikan kulit Anda secara efektif. Tanpanya, kulit Anda bisa menghasilkan lebih banyak minyak. Untuk pori-pori besar, kuncinya adalah memilih pelembap berbahan dasar air yang ringan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini