4 Gaya Hidup yang Jauhkan Anda dari Sakit Jantung

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 612 2285417 4-gaya-hidup-yang-jauhkan-anda-dari-sakit-jantung-xIFkahSaA7.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENYAKIT jantung memang masih menjadi pembunuh nomor satu di seluruh dunia. Gaya hidup masyarakat yang semakin konsumtif dan mudah, memang membuat orang makin rawan terkena serangan jantung.

Meski demikian, seiring waktu teknologi juga berhasil memperkecil kematian akibat penyakit jantung. Dr. V.Rajashekher, Konsultan Senior Spesialis Jantung Intervensi, rumah sakit Yashoda, Hyderabad, mengatakan teknologi telah mengubah perawatan jantung.

“Saat ini, kita memiliki defibrilator kardioverter implan (ICD) dan CRTD. Sebelumnya, ICD menggunakan baterai yang hanya akan bertahan selama beberapa tahun. Namun hari ini, kami memiliki perangkat yang berjalan dengan baterai lebih ramping yang lebih canggih," jelas dia seperti dilansir dari The Health Site.

"Baterai ini bertahan lebih lama, dan secara efektif mengurangi risiko infeksi karena prosedur penggantian yang sering," tambah dia.

sakit jantung

Dr Rajashekhar menambahkan bahwa CRT-D secara signifikan meningkatkan kapasitas pemompaan jantung. Menurutnya, CRT-D telah terbukti memperbaiki status gejala, mengurangi dan menurunkan gagal jantung yang masuk rumah sakit, dan meningkatkan kesempatan hidup.

Tapi, pada Hari Jantung Sedunia hari ini, penting untuk dicatat bahwa meskipun teknologi memiliki peran dalam kisah perawatan jantung, kita tidak dapat mengabaikan peran terpenting dari perubahan gaya hidup.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, inilah yang perlu Anda lakukan untuk menjaga risiko penyakit jantung. Paling tidak ada empat gaya hidup yang bisa membantu kita terhindar dari penyakit jantung.

Bergerak

Olahraga teratur harus dimasukkan dalam rutinitas harian. Intensitasnya bervariasi sesuai dengan kondisi kesehatan, tetapi seseorang harus meluangkan beberapa menit untuk meregangkan tubuh dengan benar.

Kombinasi pola makan tepat

Batasi gula, soda, kolesterol, gorengan, dan lemak jenuh. Pada saat yang sama, biji-bijian, minyak rendah lemak, dan berbagai sayuran dan buah-buahan harus dimasukkan ke dalam makanan. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi saat melakukan perubahan pola makan.

Kelola Berat Badan

Berat badan memang menjadi faktor, tapi itu juga tergantung pada sejumlah faktor. Apakah kamu cukup tidur? Apakah Anda memiliki kondisi kesehatan lain yang menyebabkan penambahan berat badan? Mengelola berat badan juga berarti mengubah gaya hidup. Periksa apakah berat badan Anda sering berfluktuasi dan konsultasi dengan nasihat dokter.

Hilangkan kebiasaan

Jika Anda adalah perokok biasa atau terbiasa mengonsumsi alkohol, inilah saatnya untuk mengubahnya. Merokok dan minum dapat memicu jantung berdebar, dan memperburuk kondisi jantung yang buruk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini