Seseorang Rentan Terinfeksi Covid-19 karena Kelebihan Lemak dalam Tubuh

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 481 2286151 seseorang-rentan-terinfeksi-covid-19-karena-kelebihan-lemak-dalam-tubuh-R9CRGtM094.jpg Ilustrasi

PENELITIAN terbaru menyebutkan bahwa obesitas itu menjadi salah satu faktor risiko dari terkena dan mengalami Covid-19. Seseorang yang obesitas kalau sudah terkena Covid-19 juga memiliki risiko besar terjadinya komplikasi.

Associate Professor Departemen Ilmu Kedokteran Dasar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, dr. Gaga Irawan Nugraha, dr., SpGK., MGizi mengatakan obesitas akan berkaitan dengan penyakit komorbid lainnya seperti hipertensi dan diabetes.

“Ketika awal-awal Covid-19 meningkat kasusnya orang tidak mengetahui bahwa obesitas itu menjadi salah satu faktor risiko dari terinfeksi. Saat Covid-19 masuk ke Amerika Serikat pada April dilaporkan bahwa ternyata begitu banyak kematian terutama di kota New York,” jelas dr. Gaga, dalam siaran langsung BNPB TV, Selasa (29/9/2020).

Lebih lanjut dr. Gaga menjelaskan bahwa di Amerika Serikat sendiri lebih dari 42 persen masyarakatnya yang terinfeksi mengalami obesitas. Pada kesempatan itu, ia pun menjelaskan bahwa ada beberapa faktor kesehatan yang menyebabkan seseorang menjadi mudah terinfeksi Covid-19.

 Seseorang yang obesitas kalau sudah terkena Covid-19 memiliki risiko besar terjadinya komplikasi.

Baca juga: Pentingnya Susu untuk Sarapan bagi Pasien Diabetes

“Jadi nomor satu yang mudah terkena Covid-19 adalah orang yang terkena hipertensi. Dan potensi yang kedua ternyata adalah obesitas. Karena kalau orang obesitas itu yang pertama, dia memiliki lemak yang lebih besar permukaannya sehingga reseptor untuk menempelnya virus itu menjadi lebih banyak dan luas,” lanjutnya.

Kondisi tersebut membuat orang obesitas menjadi lebih mudah terinfeksi dan mengalami pergerakan setelah terpapar virus Covid-19. Obesitas juga membuat Jantung menjadi lebih banyak lemak di kanan, kiri, depan, belakangnya. Hal yang sama pun terjadi pada lemak di perutnya.

“Sehingga ketika terinfeksi Covid-19 dan kemudian ia sulit bernapas, maka kesulitan bernapasnya bertambah. Restriksi parunya menjadi semakin kecil, termasuk jantungnya tertekan oleh lemak. Dan yang ketiga, orang yang obesitas akan mengalami kelainan imunitas yang menyebabkan mereka lebih mudah terkena dan lebih mudah mengalami pergerakan karena obesitasnya tersebut,” tuntasnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini