Begini Langkah BKKBN Atasi Stunting di Tanah Air

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 481 2286240 begini-langkah-bkkbn-atasi-stunting-di-tanah-air-cTaJaWq9Gg.jpg Anak stunting (Foto: CGIAR)

Pemerintah terus berupaya memberantas kasus stunting di Tanah Air. Banyak faktor yang menyebabkan masih maraknya stunting di Indonesia.

Perceraian dan kerenggangan hubungan antar suami-istri karena masalah ekonomi, termasuk kawin muda atau pun tradisi menikah muda menjadi penyebab utamanya.

 mencegah anak stunting

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dr. Ir. Dwi Listyawardani, M.Sc, Dip.Com yang akrab disapa Dani mengatakan, jika beberapa faktor tersebut bisa diatasi, maka dapat memengaruhi upaya penurunan kasus stunting di Indonesia.

Oleh karena itu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan intervensi terhadap penghambat-penghambat tersebut melalui program terobosan. Salah satu program yang akan menjadi fokus kedeputiannya (Pengendalian Penduduk) adalah mengawal pertumbuhan penduduk.

Tujuan utama program ini agar posisi Penduduk Tumbuh Seimbang (PTS) dengan rata-rata Total Fertilitas Rate (TFR) berada di angka 2,1.

"Seimbang bisa membuat keluarga menjadi berkualitas. Seimbang dalam banyak hal, ekonomi dan lainnya. Dari Anak Muda Kreatif dan Inovatif menuju Lanjut Usia Produktif untuk Indonesia Emas 2045,” terang Dani dalam siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (30/9/2020).

Dani mengatakan, saat ini generasi baby boomers masih menguasai banyak aspek kehidupan dalam negara. Oleh sebab itu hubungan antar generasi haruslah terjalin baik melalui proses komunikasi yang baik.

"Untuk itu, harus ada kesinambungan antar generasi agar negara terjaga dan berkembang menjadi sebuah bangsa yang unggul," lanjutnya.

 Baca juga: Cantiknya Kahiyang Ayu Jadi Peri Bunga, Netizen: Princess-nya Pak Jokowi

Untuk mencapai tujuannya, BKKBN mengembangkan pendekatan ‘life cycle’. Ini adalah pendekatan garapan BKKBN untuk mengarahkan penduduk agar memiliki perencanaan kehidupan sebaiknya. Mulai dari dalam kandungan hingga lansia.

"Jadilah orang tua yang baik, melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. Sehingga akan mewujudkan anak-anak bangsa yang kaya dalam banyak hal," tutup Dani.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini