Orangtua Jangan Nasihati Anak Setelah Bacakan Buku Cerita, Ini Alasannya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 612 2286174 orangtua-jangan-nasihati-anak-setelah-bacakan-buku-cerita-ini-alasannya-nsnEJkdLTh.jpg Ilustrasi (Foto : Parenting)

Membacakan dongeng ke anak sebelum tidur adalah waktu yang tepat. Sebab, di momen tersebut si anak dianggap fokus untuk mendengar orangtuanya membacakan cerita.

Hal ini pun dibenarkan Pendongeng Profesional Awam Prakoso. Menurutnya, di momen sebelum tidur itu, si anak sudah tidak melakukan hal apa pun selain bersiap tidur.

"Nah, orangtua bisa memanfaatkan waktu sebelum tidur itu untuk menstimulus otak anak dengan membacakan dongeng. Di waktu tersebut, si anak akan lebih fokus dan tujuan untuk mengajak si anak suka dengan buku cerita bisa didapat," katanya dalam Webinar #IndonesiaCintaMembaca: Manfaat Storytelling untuk Perkembangan Karakter Anak yang diinisiasi Tanoto Foundation, Rabu (30/9/2020).

Ibu Bacakan Dongeng

Selain memperhatikan waktu yang tepat untuk mendongeng, orangtua pun perlu tahu bahwa setelah mendongeng, Anda tidak perlu lagi memberikan nasihat. Sebab, itu adalah hal yang sia-sia.

"Maksudnya, tidak salah jika Anda ingin memberikan pesan moral di akhir mendongeng, tapi itu sama saja seperti Anda kembali menggurui si anak. Padahal, dalam cerita yang Anda bacakan, pesan moral tersebut sudah ditangkap si anak," terangnya.

Baca Juga : Orangtua Wajib Bacakan 1000 Buku Sampai Anak Masuk TK, Kenapa?

Ya, dalam sebuah cerita, karakter yang ada di sana biasanya sudah membawa pesan yang ingin disampaikan. "Jadi, bisa dikatakan dengan membacakan satu cerita utuh, Anda secara tidak langsung sudah menasihati anak Anda," sambungnya.

Bagi Awam, daripada menjelaskan kembali nasihat dari cerita dongeng yang Anda bacakan, lebih baik menciptakan ruang tanya jawab dengan si anak. Hal ini akan lebih membuat si anak makin paham dengan dongeng yang baru saja Anda bacakan.

"Jadi, kalau sudah selesai membcacakan cerita, kasih si anak itu pertanyaan-pertanyaan sederhana misalnya tentang karakter yang ada di dalam ceritanya atau hal-hal menarik lainnya yang Anda temukan di dalam cerita tersebut," saran Awam.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini