Selamat Hari Batik! Ini Sejarahnya hingga Jadi Warisan Budaya Dunia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 194 2286903 selamat-hari-batik-ini-sejarahnya-hingga-jadi-warisan-budaya-dunia-vBZqVeqQJ4.jpg Batik Warisan Budaya Dunia dari Indonesia (Foto: Infobatik)

11 Tahun Lalu, UNESCO Akui Batik Sebagai Warisan Dunia

Ya, sudah 11 tahun batik ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Penetapan tersebut tepatnya dilangsungkan pada 2 Oktober 2009. Drai situ jugalah akhirnya lahir yang namanya 'Hari Batik Nasional'.

Mnegutip dari laman UNESCO, ada alasan mengapa UNESCO menetapkan batik sebagai warisan dunia, yaitu teknik, simbolisme, dan budaya yang ada di dalam batik dianggap melekat dengan kebudayaan Indonesia. Bahkan, UNESCO menilai masyarakat Indonesia memaknai batik dari proses kelahiran hingga kematian.

Batik

Benar, masyarakat Indonesia begitu dekat dengan batik. Sedari mereka dilahirkan, kebanyakan orangtua akan menggunalkan kain batik sebagai selimut si bayi, pun juga dalam momen menggendong.

"Kain batik yang dihiasi dengan simbol-simbol yang dirancang khusus itu dipercaya membawa keberuntungan bagi anak yang baru lahir maupun orang yang sudah meninggal," tulis UNESCO.

Batik

Menakjubkannya lagi, batik pun hadir di aktivitas sehari-hari, baik masyarakat desa maupun kaum urban. Ya, Anda bisa menemukan batik di lingkungan bisnis dan akademis, tetapi batik pun bisa dilihat di gang-gang kecil di pedesaan. Seluarbiasa itu peran batik menyatukan bangsa Indonesia.

Belum berhenti di situ, batik pun terlihat di porsesi pernikahan, pertunjukan teater boneka, maupun bentuk seni lainnya. Kain yang sangat indah itu pun bisa Anda temui di berbagai ritual yang ada di Indonesia.

Batik

UNESCO juga mengagumi bagaimana batik yang ada di Indonesia itu memiliki pola gambar yang beragam. Bukan hanya itu, warna yang tersaji di atas kain pun sangat beragam dan kesemuanya itu punya maknanya sendiri. Bahkan, ada beberapa motif batik yang terpengaruh budaya Arab, Eropa, maupun China.

"Beberapa keluarga mewariskan batik dari satu generasi ke generasi lain. Ini menjadi identitas budaya Indonesia dan lewat makna simbolis, warna, atau desain yang ada di batik tersebut, mengekspresikan kreativitas dan spiritualitas bangsa Indonesia," ungkap UNESCO.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini