Peran Krusial Caregiver bagi Pasien Kanker Payudara Metastatis

Wilda Fajriah, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 481 2286543 peran-krusial-caregiver-bagi-pasien-kanker-payudara-metastatis-x1stpXWFMp.jpg (Foto: Womenshealth)

Kanker payudara metastatis merupakan jenis kanker yang umum terjadi di Indonesia. Meski juga bisa menyerang pria, tetapi umumnya jenis kanker ini lebih sering menyerang kaum hawa.

Penderita kanker payudara metastatis umumnya tak hanya merasakan sakit fisik. Karena membutuhkan tata laksana pengobatan yang kompleks, seringkali penyakit ini juga mengancam kesehatan mental para pasien.

Karena itu, penting bagi orang sekitar memberikan dukungan guna memperbaiki pola pikir para penderita kanker payudara metastatis yang sudah tergerus oleh beban pikiran yang memicu stres. Dalam hal ini, mereka disebut sebagai caregiver.

Caregiver memainkan peran yang sangat krusial dalam proses pengobatan pasien kanker payudara metastatis, karena menyangkut berbagai aspek mulai dari kondisi fisik, emosional, sosial, keseharian, hingga aspek keuangan yang dihadapi pasien.

Bagi sebagian besar pasien, diagnosis kanker metastasis sangat menegangkan dan terkadang sulit jika ditanggung sendiri. Pasien dengan kanker stadium lanjut seperti kanker payudara metastasis, memiliki pilihan pengobatan jangka panjang yang dapat mempertahankan kualitas hidup yang baik, namun perlu mendapatkan dukungan perhatian dan psikososial guna membantu mengatasi tekanan psikologis pasien dan untuk membantu kesembuhan pasien tersebut.

 Kanker payudara metastatis merupakan jenis kanker yang umum terjadi di Indonesia.

Baca juga: Ini Cara Menggunakan Air Rebusan Beras untuk Turunkan Berat Badan

DR. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD, KHOM, spesialis Penyakit Dalam Hematologi & Onkologi Medik menjelaskan, “Aktivitas seorang caregiver sangat penting sebagai faktor penunjang penyembuhan pasien kanker payudara metastatis selama pelaksanaan perawatan di rumah untuk melanjutkan terapi yang dianjurkan oleh dokter dan setelah dirawat di rumah sakit oleh perawat”.

Sementara itu, Ketua Makasar Cancer Care Community (MCCC) DR Dra. Nurlina Subair, MSi menerangkan, “Caregiving dapat dilakukan oleh siapa saja dengan memahami cara pelaksanaannya.

"Baik oleh suami, anak yang sudah dewasa, orang tua, saudara lainnya, teman ataupun tetangga, sepanjang dipelajari untuk meredakan penderitaan dan meningkatkan kualitas hidup dari pasien dan keluarganya, serta membantu meningkatkan kehidupan psikososial dari pasien,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini