5 Cara Tetap Waras meski Setiap Hari Dengar Berita Kematian Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 19:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 481 2287004 5-cara-tetap-waras-meski-setiap-hari-dengar-berita-kematian-covid-19-jT5TPG0deu.jpg Patuhi protokol kesehatan (Foto : Okezone)

Setiap hari, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengeluarkan data terbaru mengenai jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19, pasien sembuh, dan pasien yang meninggal dunia. Secara tidak sadar, Anda pun akhirnya bersahabat dengan hal tersebut.

Namun, jika menyoal kasus kematian, banyak dari Anda mungkin akan 'ketrigger' hingga secara tidak sadar membuat diri Anda sendiri sedih. Anda kemudian berpikir apa jadinya kalau itu terjadi pada keluarga atau diri Anda sendiri.

Sadar atau tidak, terpapar informasi mengenai kasus kematian akan membuat Anda letih. Satu sisi Anda capek mendapat paparan angka yang terus bertambah, tapi satu sisi Anda mencoba untuk tetap waras sehingga Anda bisa memikirkan bagaimana cara bertahan hidup di situasi pandemi ini.

Nah, dikutip dari Huffpost, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar tubuh Anda tetap waras dalam situasi sekarang, bagaimana caranya?

1. Fokus pada apa yang Anda tahu

New Normal

Tidak bisa dipungkiri, setiap hari ada saja keluarga, teman, atau pasangan yang membicarakan soal Covid-19. Anda pun pernah ada di titik punya kecemasan tersendiri dan otak pun jadi capek sendiri.

"Yang penting sekarang adalah meletakkan semuanya ke dalam komteksnya. Maksudnya, sekarang ini fokuslah pada apa yang Anda tahu, bukan pada apa yang Anda tidak ketahui," terang psikolog Rose Aghdami.

Ia menekankan, meski pandemi ini menggangu kehidupan kita semua, tapi sadarilah bahwa situasi ini hanya bagian kecil dari perjalanan hidup seseorang. Untuk bisa menikmati momen lainnya, maka jalankan protokol dengan baik.

"Sekarang bukan waktunya untuk menganggap biasa keadaan. Jangan berkerumum atau bertemu dengan orang jika itu tidak penting. Ini dilakukan setidaknya sebagai bentuk pertanggungjawaban Anda pada diri Anda maupun orang lain," katanya.

Baca Juga : Cantiknya Wika Salim Pakai Dress Naik Speed Boat, Netizen: Syeger Euy!

2. Angka tidak menjelaskan cerita seutuhnya

New Normal

Jika Anda setiap hari memperhatikan angka, maka yang akan terjadi adalah kecemasan yang tak berujung. Terlebih, pikiran Anda sampai menggangu aktivitas harian.

Perlu dicatat bahwa data yang diberikan setiap hari itu untuk administrasi kenegaraan dan juga memang harus dilaporkan sebagai bentuk pertanggngjawaban. Tapi, yang kerap diabaikan masyarakat adalah dari angka tersebut, kematian yang terjadi bukan hanya karena Covid-19, tetapi ada faktor lain yang memperburuk keadaan.

3. Jadi belajar soal Covid-19

Berita yang diberikan setiap hari akan terus berkembang. Sebab, sampai saat ini para peneliti dan dokter pun sama-sama sedang belajar tentang Covid-19.

Dijelaskan Profesor Daniel Altmann dari Departemen Kedokteran Imperial College, setiap negara punya kasusnya masing-masing dan yang perlu dipelajari adalah semua negara terkena dampak dari pandemi ini.

"Tapi, yang harus diketahui masyarakat adalah karena kita semua belajar setiap hari soal Covid-19, kita menjadi teredukasi sehingga meski imunitas kita belum kebal, tapi setidaknya kita semakin paham bagaimana menyikapi penyakit ini," terangnya.

4. Semua alami kecemasan dan kelelahan

"Di situasi seperti sekarang, bukan masalah ketika Anda merasa bingung dan terkejut ketika mendengar angka kematian yang terus bertambah setiap harinya," kata Aghdami.

Ia menegaskan bahwa penting untuk kita semua mengakui bahwa tubuh ini letih akibat pandemi. "Itu sangat normal," tegasnya. Jangan kemudian Anda merasa selalu kuat, karena bagaimana pun tubuh butuh istirahat.

Isolasi Mandiri

5. Anggap Covid-19 serius!

Ini penting dilakukan agar Anda bisa memberikan proteksi maksimal pada diri sendiri maupun orang lain. Menyadari kalau ini semua nyata pun penting agar Anda tidak sembrono atau ceroboh dengan tidak menaati protokol kesehatan.

"Pandemi tidak akan kemana-mana dan ini adalah proses yang harus dihadapi," kata Aghdami. Karena itu, dilihat dari sejarah pandemi sebelumnya yang bisa tamat, maka Covid-19 pun akan selesai jika semuanya menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan punya rasa tangung jawab untuk melindungi orang lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini