Share

Pandemi Covid-19, Anne Avantie: Batik Tidak Sedang Terpuruk, tapi..

Wilda Fajriah, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 194 2287200 pandemi-covid-19-anne-avantie-batik-tidak-sedang-terpuruk-tapi-M8Uu9GfXJz.jpg Anne Avantie (Foto : @anneavantieheart/Instagram)

Batik merupakan kain yang dipenuhi dengan corak yang diproses dengan cara tertentu. Warisan budaya Indonesia ini pun telah ditetapkan oleh Unesco sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non bendawi pada 2 Oktober 2009.

Sejak saat itu, setiap tanggal 2 Oktober pun diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Orang-orang pun antusias menggunakan batik, tak terkecuali perancang busana Indonesia, Anne Avantie.

Sebagai seorang perancang busana, ia pun menganggap bahwa batik adalah bagian dari nafas hidupnya. Terlebih, saat ini kita ada di suasana yang berbeda saat perayaan Hari Batik Nasional Tiba.

Anne Avantie

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 telah membuat industri batik terpuruk. Ini karena permintaan pasar yang menurun drastis.

Baca Juga : Selamat Hari Batik! Ini Sejarahnya hingga Jadi Warisan Budaya Dunia

Namun, Anne mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir melalui sudut pandang lain. Menurutnya, batik tidak sedang terpuruk, melainkan saat ini mereka sedang diberi nafas panjang.

"Batik tidak sedang terpuruk atau terburuk, tetapi industri batik sedang diberi nafas panjang untuk beristirahat sejenak," tulis Anne seperti dikutip dari akun Instagram pribadinya @anneavantieheart.

Bahkan, Anne berpesan untuk memanfaatkan suasana ini sebagai kesempatan guna mengintrospeksi karya-karya yang telah dibuat oleh para desainer batik Indonesia.

"Jadikan momen ini sebagai sebuah kesempatan untuk introspeksi karya sehingga kita bisa berbenah dan memperbaiki kesalahan yang mungkin pernah terjadi di masa lalu," sambungnya.

Menurut Anne, waktu istirahat yang diberikan akibat pandemi ini bisa menjadi ajang bagi para pegiat batik untuk terus memperbaiki diri dan menciptakan desain baru dan kekinian. Jika tidak ada pandemi, mungkin mereka terlalu disibukkan dengan produksi.

"Jeda nafas ini bagi saya adalah ruang dan waktu untuk memberi kesempatan pada saya. Memperbaiki gedebukan saya yang dulu-dulu. Dengan harapan, kedepannya akan makin baik, saat waktunya Tuhan tiba," jelasnya.

Anne Avantie

Di sisi lain, Anne juga berpesan, jangan pernah lelah untuk berjuang. Pandemi Covid-19 bukanlah ajang untuk menurunkan kreativitas, melainkan kita harus lebih berkreasi lagi.

"Saya tetap terus berjuang, jangan pernah berhenti berkreasi. Jangan pernah lelah apalagi menyerah," pungkasnya.



1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini