Posisi Tidur Berpengaruh pada Kesehatan Kulit, Benarkah?

Dara Siti Nabillah, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 481 2287308 posisi-tidur-berpengaruh-pada-kesehatan-kulit-benarkah-NtCGjhfgTQ.jpg Ilustrasi (Foto: Spectrum Health Beat)

JAKARTA - Posisi tidur kita ternyata bisa berdampak buruk pada kulit dan menyebabkan jerawat dan juga keriput. Tanda-tandanya bisa mata sembab, jerawat dan pipi rata hanya di satu sisi.

Cara kita tidur benar-benar mencerminkan penampilan dan posisi kita yang dapat memengaruhi kulit. Dr Kiran Lohia, Celebrity Dermatologist menjelaskan tentang masalah kulit karena posisi tidur yang salah, dikutip Timesofindia.

Apakah tidur dengan menggunakan bantal dapat mempengaruhi kulit?

Tidur terlentang merupakan posisi terbaik saat tidur. Mempertahankan sudut 20-30 derajat memungkinkan drainase cairan yang lebih baik di dalam tubuh. Namun, banyak yang memilih untuk tidur menyamping atau tengkurap.

Hal ini dapat mendorong wajah ke dalam sarung bantal, dan akan membuat krim atau produk apa pun yang telah kita gunakan di wajah, menjadi sia-sia karena produk tersebut akan menempel di sarung bantal. Solusi terbaik adalah dengan sering membersihkan sarung bantal, karena dapat menyebabkan jerawat atau bahkan ruam.

Bagaimana tidur tengkurap dapat mempengaruhi kulit Anda?

Banyak orang yang menyukai tidur dengan posisi ini, tetapi itu adalah cara tidur terburuk bagi siapa pun. Seperti saat kita tidur, kulit kita perlu bernafas. Posisi ini mendorong seluruh wajah ke dalam bantal, yang menghalangi folikel kulit.

Ini menyebabkan pori-pori tersumbat, jerawat, dan garis-garis. Tekanan pada wajah juga dapat menyebabkan mata bengkak dan dapat membuat kantung mata semakin tebal. Struktur wajah Anda menempel pada bantal setiap malam selama 8 jam, hal itu memberikan banyak tekanan bagi kulit Anda.

Pada akhirnya, posisi ini bisa membuat wajah Anda lebih datar dan memicu kerutan. Untuk menghindari semua ini, sebaiknya tidak tidur dalam posisi ini.

 Posisi tidur kita ternyata bisa berdampak buruk pada kulit dan menyebabkan jerawat dan juga keriput.

Baca juga: Perkedel Jagung Ikan Bisa untuk Makan Siang, Ini Cara Bikinnya

Bagaimana tidur miring dapat mempengaruhi kulit Anda?

Posisi ini memiliki lebih sedikit kerusakan pada kulit dibandingkan posisi tengkurap. Namun, ini juga bukan posisi yang ideal. Saat Anda tidur miring, Anda memberi tekanan luar biasa pada satu sisi. Hal ini yang membuat tulang pipi Anda menjadi tidak seimbang antara kanan dan kirinya, serta dapat memicu kerutan di area pipi, karena semua gesekan dan tekanan berada pada satu titik. Selain itu, jika Anda telah mengaplikasikan produk perawatan kulit, produk tersebut mungkin menyebar di bantal dan tidak terserap oleh kulit Anda.

Bagaimana tidur telentang dapat mempengaruhi kulit Anda?

Tidur telentang adalah posisi yang ideal untuk tidur. Pertama, Anda tidak terlalu menekan kulit wajah Anda, yang akan menyebabkan garis halus, kontur wajah kurang merata dan akan membuat kulit Anda lebih muda dan halus. Dibandingkan dengan tidur miring atau tengkurap, cairan tidak akan menumpuk di sekitar mata Anda, sehingga membuatnya bengkak.

Selain itu, wajah Anda tidak akan menyentuh sarung bantal, menghindari pertukaran minyak, kotoran. Ini akan mencegah iritasi kulit atau jerawat. Biarkan kulit Anda sembuh sendiri dalam semalam dengan tidur telentang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini