Seram, Wajah Perempuan Ini Lumpuh Usai Suntik Filler

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 612 2287270 seram-wajah-perempuan-ini-lumpuh-usai-suntik-filler-1KGFQxOUbu.jpg Wajah lumpuh usai suntik filler (Foto: Oddity)

Seorang perempuan cantik berusia 29 tahun bernama Zhao dari China mengalami kelumpuhan pada sisi kiri wajahnya. Hal tersebut terjadi setelah ia menyuntikkan cairan pengisi kerut di salah satu klinik kosmetik.

Pada 12 September, Zhao yang tinggal Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang pergi ke rumah sakit kosmetik setempat. Ia menjalani prosedur yang sebelumnya pernah ia lakukan beberapa kali di masa lalu.

 suntik filler

Ia melakukan suntikan filler untuk menghilangkan beberapa kerutan yang terlihat di wajahnya. Nahas, proses filler kali ini tidak berjalan semulus seperti biasanya.

Pada 19 September, atau seminggu setelah melakukan suntikan filler, perempuan berusia 29 tahun itu bangun dengan kondisi setengah wajahnya lumpuh. Mulutnya bengkok, dan juga memiliki kerutan permanen di alis kirinya.

Selain itu Zhao juga tidak bisa menutup mulut dan mata kirinya sepenuhnya. Dia masih belum bisa mengunyah makanan dengan benar atau minum cairan, sehingga harus menggunakan sedotan.

“Setiap hari saya melihat diri saya di cermin dengan wajah tanpa ekspresi, dan saya hanya ingin mati,” kata Zhao, melansir dari Oddity Central, Jumat (2/10/2020).

Saat mengunjungi rumah sakit spesialis untuk melakukan pemeriksaan, Zhao didiagnosis mengalami kelumpuhan saraf wajah. Penyakit ini umumnya dikenal sebagai kelumpuhan wajah.

Baca juga: Selamat Hari Batik Nasional! 3 Gaya Selebriti Hijab Ini Bisa Jadi Inspirasi

Sayangnya, dokter tidak dapat memberi tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk wajahnya kembali normal. Dokter bahkan tidak tahu apakah wajah Zhao bisa disembuhkan.

Proses pemulihannya bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Meski demikian ada pula risiko terburuk yang bakal Zhao hadapi yakni kemungkinan wajah wanita tersebut tidak akan pernah pulih.

Zhao mengatakan bahwa dia adalah seorang yang rutin ke rumah sakit kosmetik. Ia juga telah disuntik filler beberapa kali. Namun ia yakin proses penyuntikkan filler terakhir bertanggung jawab atas kelumpuhan setengah wajahnya.

Wanita muda itu mengajukan keluhan terhadap rumah sakit kosmetik tersebut, setelah kedua pihak gagal mencapai kesepakatan kompensasi. Seorang juru bicara rumah sakit mengatakan bahwa diagnosis medis Zhao tidak menyebutkan pengisi kosmetik sebagai penyebab kelumpuhan wajahnya.

Alhasil perusahaan itu tidak dapat menyetujui untuk memberikan kompensasi kepada wanita malang tersebut. Sebab mereka tidak memiliki alasan untuk melakukannya.

Zhao kini telah mengajukan gugatan terhadap rumah sakit kosmetik tersebut dan masalah tersebut akan diputuskan di pengadilan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini