Menilik Kasus Rachel Maryam, Melahirkan di Usia 35 ke Atas Picu Pendarahan?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 04 Oktober 2020 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 04 481 2288115 menilik-kasus-rachel-maryam-melahirkan-di-usia-35-ke-atas-picu-pendarahan-SUnDOWaxAd.jpg Rachel Maryam (Foto: Inst Rachel Maryams)

Kehamilan adalah masa perubahan besar dalam kehidupan seorang wanita. Namun, Anda harus tahu bahwa setiap hari dari masa kehamilan Anda berisiko. Begitu juga saat Anda melahirkan.

Seperti yang dialami oleh selebriti sekaligus politikus cantik Rachel Maryam yang dikabarkan mengalami pendarahan hebat setelah melahirkan. Pendarahan hebat tersebut terjadi setelah dilakukan operasi caesar.

 Rachel Maryam

Kendati demikian, salah satu faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami pendarahan hebat pasca melahirkan adalah kehamilan yang terjadi di usia 35 tahun keatas.

Wanita hamil berusia lebih dari 35 tahun lebih mungkin mengalami komplikasi saat lahir karena fisiologis dalam tubuh wanita, seiring bertambahnya usia mereka. Salah satunya, komplikasi mengalami pendarahan.

Para peneliti mengatakan, perubahan ini menyebabkan kontraksi dalam struktur rahim, sehingga memicu komplikasi kelahiran.

"Penelitian kami menyoroti bahwa ada perubahan fisiologis dan seluler kunci yang terkait dengan usia ibu, di mana mengakibatkan disfungsi pada kerja organ," kata pemimpin peneliti Rachel M dari King College, London.

Penelitian ini menggunakan model tikus. Para peneliti menemukan bahwa sifat kontraksi otot di rahim tikus yang lebih tua mengalami gangguan, kurang sensitif terhadap oksitosin, dan telah mengurangi jumlah mitokondria, yakni pemasok energi untuk sel. Hal ini menunjukkan otot-otot uterus kurang mampu berkontraksi.

Reaksi hormon progesteron yang berhubungan dengan kehamilan juga ditemukan berubah, serta memicu keterlambatan dalam kinerja.

 Baca juga: Nelayan Menjaring Hiu Abnormal dengan Tubuh Tanpa Kulit dan Gigi

Bisa dikatakan perempuan yang melahirkan anak pertama mereka di 35 tahun berisiko terjadi peningkatan komplikasi kehamilan. Termasuk kasus pendarahan setelah melahirkan. Demikian disadur dari Zeenews, Minggu (14/10/2020).

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini