Tak Cuma Benjolan, Kenali Sederet Gejala Kanker Payudara

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 481 2289863 tak-cuma-benjolan-kenali-sederet-gejala-kanker-payudara-itcXPlBk8D.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PENYAKIT kanker payudara memang menjadi penyait yang banyak menyerang perempuan, meskipun dalam beberapa kasus ada juga pria yang terpapar kanker payudara. Sayangnya, awareness untuk kanker payudara ini masih belum terlalu besar.

Banyak dari orang merasa aman, lantaran tidak ada benjolan di payudara mereka. Padahal, tidak memiliki benjolan, bukan berarti mereka aman dari kanker payudara.

Benjolan atau massa payudara hanyalah salah satu dari kemungkinan tanda kanker payudara pada wanita maupun pria. Banyak gejala lainnya yang perlu diwaspadai terkait pertumbuhan kanker ini. Melansir Medical News Today, berikut adalah tanda-tanda kanker payudara lainnya selain benjolan.

Kanker Payudara

Perubahan kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening adalah kumpulan kecil dari jaringan sistem kekebalan yang menyaring cairan dan menangkap sel-sel yang berpotensi berbahaya. Ini termasuk bakteri, virus, dan sel kanker.

Jika sel kanker meninggalkan payudara, tempat pertama perjalanannya adalah daerah kelenjar getah bening ketiak di sisi yang sama dengan payudara yang terkena. Ini bisa menyebabkan pembengkakan di area ini.

Selain pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, seseorang mungkin memperhatikannya di sekitar tulang selangka. Mereka biasanya merasa seperti benjolan kecil, keras, bengkak dan mungkin lunak saat disentuh. Namun, jaringan getah bening juga dapat berubah karena infeksi payudara atau penyakit lain yang sama sekali tidak terkait.

Keluar cairan dari puting susu

Seseorang dapat mengamati keluarnya cairan dari puting susu, yang bisa tipis atau tebal dan warnanya bervariasi dari bening hingga susu hingga kuning, hijau, atau merah. Adalah normal bagi orang-orang yang sedang menyusui untuk mengeluarkan air susu dari puting susu, tetapi disarankan untuk menemui dokter tentang segala pengeluaran cairan puting lainnya.

Pembengkakan

Kanker payudara dapat menyebabkan seluruh payudara membengkak. Meskipun tidak ada benjolan yang berbeda setelah pembengkakan ini, tetapi ukuran payudara mungkin berbeda dari payudara lainnya. Selain itu, pembengkakan ini akan menyebabkan perubahan dari ukuran payudara biasanya dan kulit terasa kencang.

Perubahan pada tekstur kulit

Kanker payudara dapat menyebabkan perubahan dan peradangan pada sel-sel kulit yang dapat menyebabkan perubahan tekstur. Perubahan-peubahan tekstur ini seperti, kulit bersisik di sekitar puting dan areola, seolah-olah kulit terbakar matahari atau sangat kering, dan penebalan kulit di setiap bagian payudara.

Nyeri payudara atau puting

Kanker payudara dapat menyebabkan perubahan pada sel-sel kulit yang menyebabkan perasaan sakit, nyeri tekan, dan ketidaknyamanan pada payudara. Meskipun kanker payudara seringkali tidak menimbulkan rasa sakit, penting untuk tidak mengabaikan tanda atau gejala yang mungkin disebabkan oleh kanker payudara. Bahkan beberapa orang mungkin menggambarkan rasa sakit sebagai sensasi terbakar.

Skin dimpling

Skin dimpling menjadi salah satu tanda kanker payudara, di mana ini ditandai dengan kulit berlesung pipit atau kulit payudara yang menjadi seperti permukaan kulit jeruk, antara pori-pori melebar, kulit mengeras, dan menegang. Sel-sel kanker dapat menyebabkan penumpukan cairan getah bening di payudara yang menyebabkan pembengkakan serta kulit berlesung pipit atau berlubang.

Retraksi puting atau inversi

Kanker payudara dapat menyebabkan perubahan sel di belakang puting. Perubahan-perubahan ini dapat menyebabkan puting susu membalik dan membalikkan payudara ke dalam, atau mungkin terlihat berbeda dalam hal ukurannya. Munculnya puting sering dapat berubah selama ovulasi atau bagian lain dari siklus menstruasi, tetapi harus mengunjungi dokter tentang perubahan puting baru.

Kemerahan

Kanker payudara dapat menyebabkan perubahan pada kulit yang mungkin membuatnya tampak berubah warna atau bahkan memar. Biasanya, Kulit akan berubah warna menjadi merah atau ungu atau mungkin kebiruan. Maka penting untuk mencari nasihat medis jika payudara mengalami perubahan warna-warna tersebut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini