Konsultasi Telemedis Selama Hamil Efektif? Ini Kata Dokter Kandungan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 481 2289885 konsultasi-telemedis-selama-hamil-efektif-ini-kata-dokter-kandungan-UwaCVOYfAo.jpg Ibu hamil (Foto: Web MD)

Memanfaatkan teknologi di tengah pandemi seperti sekarang akan sangat disarankan bagi para ibu hamil. Hal ini penting untuk meminimalisir pertemuan dengan orang lain dan memastikan Anda tidak keluar rumah yang cukup berisiko.

Karena itu, layanan seperti telemedis hadir guna memberi solusi untuk para ibu hamil yang disarankan tidak ke rumah sakit kecuali keadaan darurat. Tapi, apakah memanfaatkan telemedis membantu para ibu hamil mengatasi keluhannya?

 ibu hamil

Diceritakan Meidina Iskandar, sebelum lahiran, ia sempat khawatir dengan banyak hal, terlebih ini adalah kehamilan pertamanya. Jadi, ketika ada keluhan kecil apa pun, dia akan langsung kontak dokter kandungannya.

Hal itu dia pilih karena dirasa keluhannya bisa dikendalikan tanpa harus ke rumah sakit. Tapi, saat keluhannya sudah tidak bisa diobservasi sendiri, seperti kram perut, ia pun disarankan dokternya untuk ke rumah sakit.

'Jadi, kalau memang keluhannya bisa diobservasi sendiri, ya, tidak usah ke rumah sakit. Beda cerita kalau memang keluhannya tidak biasa dan sulit diobservasi sendiri, dokter pun akan nyaranin kita ke rumah sakit untuk diobservasi lebih lanjut," terangnya dalam Webinar bertajuk 'Antenatal Care, Apa yang Harus Diperhatikan?', Rabu (7/10/2020).

Nah, bicara soal observasi sendiri, Meidina yang saat itu mengeluhkan kram perut menjelaskan, dokter kandungannya akan bertanya, 'kalau diskalain, kram perutnya ada di skala berapa? Kemudian, keluhan itu terjadi berapa menit sekali?'. Keluhan itu pun waktu itu muncul saat dirinya sudah di usia kehamilan 8 bulan.

"Jadi, kalau dokternya bilang observasi sendiri, terus kita tetap ngerasa khawatir, ya, dokter akan nyaranin datang ke rumah sakit. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan," tambahnya.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi RS Pondok Indah - Pondok Indah dr Yassin Yanuar Mohammad, M.Sc., SpOG-KFER pun coba menjelaskan beberapa kondisi yang memang kemudian ibu hamil disarankan datang ke rumah sakit.

Adalah bila si ibu muntah hebat, mengalami pendarahan, kontraksi atau nyeri perut hebat, pecah ketuban, tekanan darah tinggi, nyeri kepala hebat, tidak merasakan gerakan janin, dan kejang. "Kalau ibu hamil mengalami kondisi seperti ini, disarankan sekali segera ke fasilitas kesehatan," paparnya.

Baca juga: India Kembangkan Tes Covid-19 yang Lebih Murah dari Uji Swab di Indonesia

Namun jika kondisinya masih biasa-biasa saja, ibu hamil cukup konsultasi via telemedis dengan dokter kandungan yang menanganinya guna menekan terpapar virus corona.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini