Kucing Bikin Ibu Hamil Keguguran, Mitos atau Fakta?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 481 2289943 kucing-bikin-ibu-hamil-keguguran-mitos-atau-fakta-Rgz2rY5HDh.jpg Kucing (Foto: Pixabay)

Banyak beredar pendapat bahwa main-main dengan kucing saat hamil bisa menyebabkan keguguran. Anggapan tersebut sudah ada mungkin dari si ibu masih anak-anak hingga dia hamil.

Alasan dari anggapan tersebut adalah karena di dalam tubuh kucing mengandung parasit bernama toksoplasma dan karena itulah si ibu hamil bisa mengalami risiko keguguran. Tapi, apakah memang kucing bisa menyebabkan ibu hamil keguguran atau masalah kesehatan lainnya?

 ibu hamil

Menjawab hal ini, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi RS Pondok Indah - Pondok Indah dr Yassin Yanuar Mohammad, M.Sc., SpOG-KFER menerangkan bahwa penularan toksoplasma ke manusia tidak semudah itu.

"Jadi, proses penularan si parasit toksoplasma itu fecal-oral. Maksudnya, ada hewan liar, dia berburu makanan liar. Nah, ternyata di makanan liar itu sudah ada toksoplasmanya, makanya hewan yang makan pun akhirnya mengandung toksoplasma. Ketika dia pup, di dalam kotorannya toksoplasma masih ada," papar dr Yassin.

 Baca juga: India Kembangkan Tes Covid-19 yang Lebih Murah dari Uji Swab di Indonesia

Pada kasus kucing, dia meyakini bahwa sangat kecil kemungkinan ada toksoplasma di tubuh kucing, terutama kucing yang dirawat dengan benar di rumah-rumah. Ya, makanannya diatur, rutin ke klinik hewan, dan diberikan vitamin.

Tapi, sekiranya si kucing ini terpapar parasit toksoplasma, dia bisa menularkan parasit tersebut lewat kotorannya dan manusia bisa sampai terpapar toksoplasma jika dia memegang kotoran tersebut lalu mengonsumsi makanan. "Intinya, penularannya itu lewat oral atau lewat mulut," terangnya.

Namun, sekali lagi dr Yassin menyatakan bahwa sangat kecil sekali kemungkinannya ibu hamil terinfeksi toksoplasma dari kucing. Kalau pun memang terpapar, efek yang akan terjadi adalah si parasit jahat tersebut berdampak ke otak dan jantung bayi.

"Sementara itu, ibunya pada banyak kasus tidak mengalami gejala apa-apa," ujarnya. "Jadi, bisa dikatakan bahwa toksoplasma bukan penyebab gangguan kesuburan dan juga keguguran pada ibu hamil," tegas dr Yassin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini