Peneliti Desak Rumah Sakit Andalkan Rapid Test untuk Pasien Suspect Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 09 Oktober 2020 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 481 2290872 peneliti-desak-rumah-sakit-andalkan-rapid-test-untuk-pasien-suspect-covid-19-LUsFePwFi2.jpg Pandemi virus corona (Foto: The Sicentist)

Penyebaran virus corona di rumah sakit menjadi ancaman yang tak bisa diabaikan. Pasien non-Covid-19 tentu punya kekhawatiran sendiri soal masalah ini dan karena itu perlu dilakukan pencegahan yang maksimal.

Pada kasus pasien 'suspect' Covid-19, mereka bahkan punya faktor risiko yang sangat tinggi karena ditempatkan di ruangan yang sama dengan kelompoknya, tapi mereka belum tahu status Covid-19 karena menunggu hasil pemeriksaan swa di laboratorium yang memakan waktu.

 pasien Covid-19

Ya, tak bisa dipungkiri pemeriksaan PCR Test bisa memakan waktu 2 hari atau paling cepat dalam hitungan jam jika fasilitas mendukung. Tapi, jangan tutup mata juga bahwa masih banyak rumah sakit di wilayah tertentu yang tidak memiliki laboratorium Covid-19 hingga untuk mendapatkan hasil, perlu waktu yang panjang.

Berangkat dari permasalahan tersebut, para peneliti di Rumah Sakit Umum Southampton menyarankan agar pihak rumah sakit mengandalkan Rapid Test untuk pasien 'suspect' Covid-19 demi meminimalisir penyebaran virus corona di rumah sakit.

Saran ini keluar setelah studi yang dilakukan pada 500 orang dengan gejala virus corona dilakukan Rapid Test di dekat tempat tidurnya dan langsung dianalisis di bangsal yang sama.

Nah, para ilmuwan membandingkan hasil 500 pasien suspect Covid-19 yang melakukan Rapid Test dengan 500 pasien yang diperiksa dengan PCR Test. Hasilnya menunjukkan fakta bahwa ada efektivitas waktu yang didapatkan pasien suspect Covid-19.

"Jadi, pasien yang menjalani Rapid Test bisa lebih cepat masuk ke ruang isolasi rumah sakit jika memang dinyatakan reaktif Covid-19. Sementara, pasien yang menjalani PCR Test mesti bertahan di ruangan lama karena masih menunggu waktu keluarnya hasil," tulis laporan yang dilaporkan BBC.

Dr Tristan William Clark, peneliti, mengatakan bahwa dengan Rapid Test, ini bisa berarti segalanya jadi lebih cepat. Pasien jadi lebih cepat mendapat tindakan yang tentunya akan mempercepat proses kesembuhannya juga.

Di sisi lain, Profesor Lawrence Young dari Warwick Medical School menjelaskan bahwa upaya ini sangat baik. Sebab, ini berkaitan dengan keselamatan pasien.

Baca juga: Pesona Anya Geraldine Pakai Tanktop Putih, Netizen: Mirip Aurel Hermansyah

"Penerapan Rapid Test di samping tempat tidur pasien suspect Covid-19 dapat mempercepat si pasien diisolasi jika terbukti reaktif dan untuk pasien yang ternyata non-reaktif bisa langsung dijauhkan supaya tidak terlalu lama berinteraksi dengan pasien terinfeksi," paparnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini