Sempat Viral, Bayi Shaka yang Tertidur Setahun Kini Meninggal Dunia

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 09 Oktober 2020 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 481 2291066 sempat-viral-bayi-shaka-yang-tertidur-setahun-kini-meninggal-dunia-F8aTOkZYWN.jpg Bayi Shaka meninggal dunia (Foto : TikTok/@shaka_17)

Masih ingat dengan bayi Shaka? Bocah yang sempat viral pada Juli 2020 karena tertidur selama satu tahun akhirnya meninggal dunia. Hal ini diketahui dari unggahan video akun TikTok @shaka_17.

Diketahui bayi Shaka meninggal dunia pada Kamis 8 Oktober 2020. "Selamat jalan, surga menantimu nak😇," tulis akun @shaka_17.

Bayi Shaka

Dalam unggahan video tersebut, terlihat bila bayi Shaka sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Bahkan, sebelumnya bayi Shaka sempat menjalani operasi.

Baca Juga : Viral Bayi Tidur Hampir Setahun Idap Sleeping Beauty Syndrome, Apa Itu?

Namun, bayi Shaka kini telah meninggal dunia. Bayi Shaka meninggal di usia 18 bulan.

Diduga idap sindrom putri tidur

Pada Juli 2020 bayi Shaka viral karena tidur sejak usia 8 bulan. Shaka belum terbangun hingga usianya menginjak 18 bulan. Ketika itu, dokter yang menanganinya telah mendiagnosis bayi Shaka mengidap Sleeping Beauty Syndrome (Sindrom Putri Tidur). Di dunia medis, kondisi yang dialami Shaka disebut Klein-Levin Syndrome (KLS).

Sindrom Kleine-Levin adalah kelainan neurologis langka dan kompleks yang ditandai dengan periode berulang dari jumlah tidur yang berlebihan dan perubahan perilaku. Kelainan ini biasanya menyerang remaja, tapi bisa terjadi pada anak-anak dan orang dewasa yang lebih muda.

Pada permulaan episode, pasien menjadi semakin mengantuk dan tidur hampir sepanjang hari dan malam (hypersomnolence), kadang terbangun hanya untuk makan atau pergi ke kamar mandi. Setiap episode berlangsung beberapa hari, minggu atau bulan, selama semua aktivitas normal sehari-hari berhenti. Individu tidak dapat merawat diri mereka sendiri atau bersekolah dan bekerja.

Bayi

(Foto : @shaka_17/TikTok)

Di sela episode, orang-orang dengan KLS tampak sehat sempurna tanpa bukti adanya disfungsi perilaku atau fisik. Episode KLS dapat berlanjut selama 10 tahun atau lebih. KLS kadang disebut di media sebagai sindrom "Sleeping Beauty".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini