Ternyata Ini Alasan Orang Kesal Melihat Postingan Teman saat Berpergian

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 11 Oktober 2020 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 10 612 2291619 ternyata-ini-alasan-orang-kesal-melihat-postingan-teman-saat-berpergian-Llvb2BQ9ML.jpg Ilustrasi berlibur (Foto: Freepik)

Sejak munculnya media sosial seperti Instagram, orang-orang mulai eksis untuk berkreasi menciptakan foto-foto yang kreatif dan kemudian mengunggahnya. Baik saat sedang makan, berbelanja, maupun traveling.

Sayangnya, ajang untuk menuangkan kreatifitas guna menciptakan foto yang menarik berubah menjadi era persaingan dan bahkan ajang pamer. Dalam beberapa kasus, hal tersebut juga dapat memicu perpecahan antar teman.

Menanggapi hal tersebut, Psikolog Meity Arianti mengatakan, terdapat alasan mengapa sebagian orang merasa kesal saat salah seorang temannya menunggah foto di media sosial saat mereka sedang traveling.

Ilustrasi liburan 

Baca juga: Ini Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta

Alasan pertama yang diungkapkan Meity adalah karena orang tersebut merasa tidak bisa traveling seperti temannya. Penyebabnya pun beragam, mulai dari masalah ekonomi, tak ada biaya, hingga yang lainnya.

"Biasanya karena mereka enggak bisa melakukan hal tersebut. Jadi timbul rasa iri atau merasa tersaingi, bahkan muncul perasaan negatif," papar Meity ketika dihubungi Okezone belum lama ini.

Ketika rasa iri mulai muncul, lanjut Meity, biasanya orang tersebut akan berasumsi bahwa mereka yang melakukan traveling tersebut tidak memiliki rasa empati.

"Mereka menganggap orang yang jalan-jalan itu tidak memiliki rasa empati terhadap orang yang susah atau tidak memiliki kemampuan untuk berwisata," lanjut Meity.

Alasan selanjutnya, mengapa orang-orang bisa kesal terhadap mereka yang memamerkan fotonya di media sosial adalah karena hidup orang tersebut sebenarnya kurang bahagia. Meity mengatakan, orang yang sering mengungkapkan kekesalannya sesungguhnya adalah orang yang merasa dirinya tidak bahagia.

Ilustrasi liburan 

Sementara itu, alasan terakhir yang dipaparkan Meity adalah orang tersebut merasa iri karena tidak memiliki kesibukan yang pasti. Akibatnya, mereka jadi malah terlalu sibuk mengurusi orang lain.

"Orang yang kesal tersebut dipenuhi dengan emosi negatif sehingga sulit untuk melihat sesuatu dari sisi positif. Jadi bawaannya melihat sesuatu selalu negatif," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini