Peserta MasterChef Ditantang Bikin Crepes, Chef Renatta: Rasanya Enggak Terlalu Nyambung

Novie Fauziah, Jurnalis · Minggu 11 Oktober 2020 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 11 298 2291963 peserta-masterchef-ditantang-bikin-crepes-chef-renatta-rasanya-enggak-terlalu-nyambung-1hvGpzvEGf.jpg MasterChef Indonesia (Foto : Instagram/@masterchefina)

Challenge kedua di MasterChef Indonesia Season 7, Minggu 11 Oktober 2020 ini adalah membuat crepes. Pilihan rasa sweet atau savery para kontestan ditentukan oleh Hamdzah sebagai pemenang di tantangan pertama, yaitu membuat mi dari nol.

Waktu yang diberikan oleh ketiga juri, Chef Arnold, Chef Juna, dan Chef Renatta Moeloek untuk membuat crepes ini adalah 45 menit. Para kontestan harus memerhatikan konsistensi adonannya, nantinya crepes akan tipis serta toppingnya yang pas.

Baca Juga : Masak Mi Sapi ala Szechuan, Hamdzah Menang Challenge 1 MasterChef Indonesia

Setelah 45 menit berlalu, kontestan yang dipanggil pertama adalah Isman membuat Indonesian crepes atau crepes ayam bumbu putih. Tapi juri kurang puas karena antara crepes dan topping tidak nyambung, salah satunya dari Chef Renatta.

Chef Renatta

"Kalau kamu ngotot mau bikin crepes Indonesia yang pakai bumbu putih, kamu bisa berkreasi lebih lagi. Kamu bikin yang base-nya santan crepes-nya, bisa tambahin daun jeruk, garlic, macam-macam. Tapi, crepes sejenis ini rasanya enggak terlalu nyambung," jelas Renatta.

Kedua adalah Mariska, ia membuat choco raisin banana crepes. Sayangnya juri kecewa karena kulitnya tidak krispi, terlalu tebal, dan bentuknya tidak dipandang.

MasterChef Indonesia

Ketiga yaitu Yuli crepes manis isi buah. Buah-buahannya disetup di antara pear, apel dan mangga. Chef Juna mengatakan, sayangnya pilihan buahnya ini tidak cocok dan terlalu manis, hingga teksturnya kurang tepat.

Di challenge kedua ini para juri tidak memilih yang terbaik. Karena kontestan yang masuk pressure test sudah terpilih sebelumnya, yaitu Yuri, Nindy dan Chika.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini