PSBB Transisi Bioskop di Jakarta Boleh Buka, Patuhi 10 Protokol Kesehatan Ini

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 11 Oktober 2020 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 11 481 2291930 psbb-transisi-bioskop-di-jakarta-boleh-buka-patuhi-10-protokol-kesehatan-ini-XFfbMiN9Lg.jpg Ilustrasi protokol kesehatan di bioskop (Foto : Indianexpress)

DKI Jakarta akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi jilid II mulai Senin 12 Oktober. Pada masa PSBB transisi jilid II ini, aktivitas di dalam ruangan dengan pengaturan tempat duduk kembali diperboleh, termasuk bioskop.

Namun, pengelola gedung harus melakukan pengajuan ke Dinas Pariwisata dan Kreatif DKI Jakarta. Jika tak mendapat persetujuan, maka tidak dapat beroperasi.

“Pengajuan permohonan dilakukan oleh pengelola gedung,” tulis aturan protokol khusus pariwisata PSBB transisi yang dikutip Okezone, Minggu (11/10/2020).

Mengenai kembali dibukanya bioskop, tentu saja tak bisa lepas dari protokol kesehatan. Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19 jika bioskop kembali dibuka.

Baca Juga : Berita Baik, Bioskop Diizinkan Beroperasi dengan Protokol Kesehatan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait protokol kesehatan selama di bioskop, di antaranya :

Bioskop

1. Memastikan antrean masuk dan keluar dari fasilitas bioskop dijaga dengan ketat dengan menjaga jarak yang baik, minimal 1,5 meter sehingga tidak ada kontak pengunjung.

2. Petugas dan penyelenggara pun harus dilatih dengan baik supaya dapat memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat dan tertib selama proses pembukaan bioskop.

3. Satgas Nasional merekomendasikan pengunjung bioskop yang datang memiliki rentang usia di atas 12 tahun dan di bawah 60 tahun. Selain itu, mereka yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) seperti jantung, kencing manis, paru-paru, ginjal atau penyakit imunitas rendah dilarang ke bioskop.

4. Pengunjung juga harus dalam kondisi sehat. Tidak ada gejala batuk, demam lebih dari 38 derajat celcius, sakit tenggorokan, pilek atau flu, bersin, atau sesak napas. Mereka juga harus dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat.

5. Selama menonton, pengunjung tidak boleh makan dan minum serta selalu menggunakan masker dari sejak awal hingga selesai.

6. Pembatasan waktu di dalam ruangan bioskop dijaga tidak lebih dari dua jam.

7. Jarak antar kursi dilakukan dengan baik sehingga berjarak. Ini dilakukan untuk menghindari kontak antar pengunjung dan juga tidak ada kontak dengan petugas.

8. Pengamatan langsung dilakukan sebagai upaya disiplin. Semua harus dilakukan dengan baik oleh petugas, seperti penggunaan masker selama berada di gedung bioskop.

Bioskop

9. Tim pakar menyarankan masker yang digunakan adalah masker dengan filtrasi setara atau lebih baik dari masker bedah. Ini digunakan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 antar pengunjung.

10. Pemesanan tiket tidak dilakukan secara fisik melainkan dengan online. Ini bertujuan juga untuk mempermudah pengecekan data untuk keperluan tracing apabila ditemukan kasus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini