Sirkulasi Udara Bioskop Tak Baik, Risiko Terpapar Covid-19 Cukup Tinggi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 12 Oktober 2020 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 481 2292080 sirkulasi-udara-bioskop-tak-baik-risiko-terpapar-covid-19-cukup-tinggi-d7B2r6iJ1W.jpg Nonton nioskop (Foto: Toroton)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi per hari ini, Senin 12 Oktober 2020. Meski demikian, pemerintah mengizinkan bioskop dibuka dengan persyaratan ketat.

Persyaratan tersebut antara lain mendapat izin dari Dinas Pariwisata dan Kreatif DKI Jakarta dan memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik di lapangan. Jika syarat ini tidak dipenuhi, pengelola gedung bioskop tak bisa membuka usahanya.

Keputusan ini tentu memiliki dua sisi pandangan. Ya, satu sisi ini perlu dilakukan untuk menghidupkan kembali industri perfilman yang sudah 'koma' panjang sekali, tapi di sisi lain ada risiko tinggi penyebaran virus corona.

 bioskop

Diterangkan Pemimpin Kedokteran di St. Joseph's Health di New Jersey sekaligus profesor kesehatan di New York Medicine College, dr Robert Lahita, ada risiko tinggi penyebaran virus corona di bioskop. Salah satunya adalah kesadaran orang menggunakan masker yang masih lemah.

Ini sangat membahayakan ketika orang dengan kesadaran menggunakan masker sangat rendah masuk ke dalam ruangan bioskop. "Sirkulasi udara di dalam bioskop yang tidak baik akan membuat orang lain yang tidak pakai masker dengan benar memiliki risiko tinggi dan dia membahayakan orang lain di ruangan yang sama," paparnya, dikutip dari Vulture.

Virus SARS-CoV2 penyebab Covid-19 terbukti menyebar lewat udara atau melalui aerosol. Ini terbukti pada kelompok uji yang berada di dalam ruangan yang berventilasi buruk dan jarak antarorang kurang dari 1,8 meter.

 Baca juga: Ini Penjelasan Alquran dan Sains Mengenai Terbentuknya Alam Semesta

"Saat berada di dalam ruangan bioskop, Anda berada di satu ruangan dengan orang asing. Ini sangat berisiko, kecuali Anda duduk berjarak 9 meter dengan orang lain, kalau dalam jarak dekat, ya, Anda berisiko terinfeksi," terang dr Lahita.

Lebih lanjut, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan, nonton film di bioskop adalah kegiatan berisiko tinggi terpapar Covid-19. Profesor Epidemiologi di UCLA Fielding School of Public Health, Anne Rimoin, PhD, coba menjelaskan alasannya.

"Sebab, akan ada banyak orang yang masuk ke dalam satu ruangan yang sama dan berada dalam jarak yang dekat dan dengan waktu yang lama. Ini memungkinkan transfer virus dari satu orang ke orang lain," tegas Rimoin.

Ia menambahkan, virus corona menular melalui tetesan saat berbicara, tertawa, bahkan bernapas. "Bioskop adalah tempat Anda duduk bahkan makan dengan orang asing dalam waktu yang lama dengan durasi yang panjang. Terlebih, ventilasi bioskop itu tidak optimal," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini