Virus Corona Bisa Bertahan di Kulit Manusia hingga 9 Jam

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 481 2292709 virus-corona-bisa-bertahan-di-kulit-manusia-hingga-9-jam-ZUbHF3QKrs.jpg (Foto: Shutterstock)

Jadi, dapat dikatakan bahwa SARS-CoV2 lebih stabil pada permukaan kulit manusia dibandingkan dengan IAV. "Waktu rata-ratanya itu 9,04 jam dibandingkan dengan SARS-CoV2 dan IAV yaitu 1,82 jam. Lalu, waktu paruh virusnya masing-masing adalah 3,53 jam dan 0,80 untuk SARS-CoV dan IAV," tulis hasil laporan itu.

Kesimpulannya ialah studi ini menunjukkan bahwa SARS-CoV2 dapat bertahan hidup di kulit manusia hingga 9 jam, sehingga terdapat risiko penularan melalui kontak langsung. Setelah itu, daya tahan virus SARS-CoV2 di kulit jauh lebih lama dibandingkan virus flu, sehingga penyebarannya menjadi masalah kesehatan yang lebih signifikan.

"Kebersihan tangan yang benar penting untuk mencegah penyebaran infeksi SARS-CoV2. Hanya perlu 15 detik untuk pengobatan etanol 80 persen untuk membunuh salah satu virus pada kulit manusia," tulis peneliti di akhir laporannya.

Peneliti yang terlibat dalam studi ini ialah Ryohei Hirose, Hiroshi Ikegaya, Yuji Naito, Naoto Watanabe, Takuma Yoshida, Risa Bandou, Tomo Daidoji, Yoshito Itoh, Takaaki Nakaya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini