Waspada! Sering Merasa Haus Disertai Diare Tanda Penyakit Norovirus

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 481 2292940 waspada-sering-merasa-haus-disertai-diare-tanda-penyakit-norovirus-Ri9HACeK4a.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Penyakit Norovirus menyerang China di tengah pandemi Covid-19. Ratusan kasus terjadi dengan gejala diare sebagai gejala utamanya.

Penyakit Norovirus sendiri merupakan penyakit infeksi virus yang dapat dikenali dari gejala seperti diare cair, muntah, atau keduanya. Beberapa pasien pun melaporkan mengalami demam, kram perut, perasaan lelah, sakit kepala, dan nyeri otot.

Penyakit ini termasuk cepat dalam menginfeksi. Ya, diterangkan Dokter Charles Patrick Davis, MD, PhD, dalam laman Medicine Net, hanya butuh satu hari setelah seseorang 'menelan' virus norovirus, dia akan langsung merasakan gejalanya. "Ini berarti virus memiliki masa inkubasi di dalam tubuh yang singkat," terang Davis.

Diare

Ada gejala lain yang bisa dikenali dari penderita infeksi norovirus, yaitu merasa haus, meskipun dia sering buang air kecil. "Secara umum, jika pasien dapat menelan cairan dalam jumlah yang sama dengan jumlah kehilangannya melalui diare dan muntah secara oral, mereka akan sembuh," sambungnya.

Baca Juga : Mengenal Norovirus yang Serang China di Tengah Pandemi Covid-19

Davis menjelaskan, ada gejala Norovirus yang berbeda pada orang dewasa dan anak-anak. Pada anak-anak atau bahkan bayi, mereka ternyata tidak mengeluhkan rasa haus, tetapi lebih ke tampak lesu karena dehidrasi yang dialami.

"Jika penyakit ini menyerang lansia dan ibu hamil, gejalanya bisa sangat parah," tegas Davis.

Penyakit Norovirus telah dikaitkan dengan peradangan usus besar yang parah pada bayi baru lahir dan dengan flare penyakit pada anak-anak yang menderita penyakit radang usus. Namun, belum jelas peran apa yang dimainkan virus norovirus dalam kondisi tersebut.

Sementara itu, bagaimana penyakit Norovirus menginfeksi manusia?

Menurut Davis, penyakit ini terjadi ketika manusia secara tidak sengaja menelan material terkontaminasi dengan sedikit cairan atau kotoran dari orang yang terinfeksi. Hanya dibutuhkan sejumlah kecil virus untuk menyebabkan infeksi. "Karena itu, kotoran atau cairan dalam jumlah mikroskopis pun dapat menularkan penyakit ke orang lain," katanya.

Menjadi catatan, orang yang terinfeksi Norovirus dengan gejala muntah dan diare dapat sangat mudah mencemari lingkungannya secara langsung ataupun tidak langsung. Sebab, aerosol dari pasien yang muntah bisa menyebar ke orang lain.

Diare

Namun, rute utama dari infeksi ini adalah dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus. Nah, kontaminasi tersebut dapat terjadi di makanan atau air yang menyebabkan infeksi menyebar luas di restoran atau di atas kapal pesiar misalnya.

"Virus ini sangat kuat dan dapat hidup selama berhari-hari atau berminggu-minggu di permukaan, termasuk di pakaian," kata Davis. Area yang banyak ditempati orang atau berkerumun menjadi lokasi yang sangat berbahaya bagi penyebaran virus Norovirus ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini