4 Penyakit yang Harus Anda Waspadai Selama Pandemi, Apa Saja?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 481 2293378 4-penyakit-yang-harus-anda-waspadai-selama-pandemi-apa-saja-HAwdM9EPJx.jpg Pandemi virus corona (Foto: Business Standard)

Pandemi Covid-19 masih menjadi penyakit yang paling ditakuti masyarakat di seluruh dunia saat ini. Meski demikian masih ada beberapa penyakit lain yang tak kalah berbahayanya yang wajib kita waspadai selama pandemi Covid-19.

Memasuki masa pancaroba, pergantian musim dari kemarau menuju penghujan, virus dan penyakit menjadi semakin aktif. Tentunya hal ini membuat tubuh manusia menjadi rentan sakit. Oleh sebab seseorang wajib mengenali berbagai penyakit yang berpotensi menyerang selama masa pandemi Covid-19.

Nah, berikut beberapa penyakit yang wajib diwaspadai selama masa pandemi Covid-19. Yuk disimak.

sakit 

1. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Pada musim pancaroba terutama awal musim hujan kasus DBD meningkat di berbagai daerah. Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga minggu ke-37 tahun 2020, kasus DBD mencapai 84.734. Kasus tertinggi ditemukan di Pulau Jawa. Ini menunjukkan DBD patut diwaspadai.

DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi virus dengue. Gejala DBD antara lain demam tinggi mendadak, sakit kepala parah, nyeri pada bagian belakang mata, nyeri otot dan sendi, lemas, mual, muntah, mudah memar, munculnya bercak pada kulit, hingga pendarahan ringan di sekitar gusi dan hidung. Komplikasi dari DBD yaitu pendarahan hebat, syok, dan bahkan kematian.

2. Influenza

Virus influenza atau flu banyak terjadi pada musim hujan. Virus ini menyerang sistem pernapasan manusia seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu bisa sembuh dengan sendirinya dan masuk dalam kategori Self Limited Disease. Namun pada balita, dan lansia di atas 65 tahun, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

Anda hanya perlu istirahat yang cukup dan banyak mengonsumsi air putih untuk meredakan gejala flu yang diderita. Dokter akan merekomendasikan obat antivirus untuk mengobati masuk angin. Sedangkan untuk mencegah infeksi virus influenza, maka vaksinasi bisa dilakukan dan diulang setiap tahun.

3. Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA)

Infeksi saluran pernafasan bagian bawah banyak terjadi pada musim hujan dan menyerang balita atau lansia karena sistem imun tubuhnya lemah. Gejala dari infeksi saluran pernapasan bagian bawah adalah batuk berat dan terkadang disertai dahak dan lendir. Gejala lain yang mungkin dialami adalah sesak napas, frekuensi pernapasan meningkat, dada terasa sesak, atau suara saat sedang bernapas.

Infeksi saluran pernapasan bagian bawah dapat mencakup bronkitis, pneumonia, dan bronkiolitis. Infeksi saluran pernapasan ini ditularkan melalui droplets atau tetesan air liur yang mengandung virus, saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Kontak tidak langsung melalui permukaan yang telah terkontaminasi virus atau sentuhan tangan orang yang terinfeksi juga berpotensi menularkan penyakit ini.

 Baca juga: Adanya Gunung Api Bawah Laut Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

4. Demam

Demam merupakan salah satu penyakit yang diakibatkan oleh bakteri patogen. Jika bakteri ini masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan yang ada pada tubuh manusia akan merespon dengan menaikkan suhu tubuh biasanya di atas 38 derajat Celcius.

Gaya hidup yang tidak higienis dan perubahan cuaca biasanya yang paling sering menyebabkan seseorang mengalami demam. Penyakit demam bisa disembuhkan dengan mengonsumsi obat antipiretik. Tetapi jika suhu terus bertambah tinggi disarankan untuk segera berkonsultasi pada dokter.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini