Ini Dia Bear 747, Beruang Cokelat Tergemuk 2020

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 20:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 612 2293735 ini-dia-bear-747-beruang-cokelat-tergemuk-2020-Tk7DQ8VWVj.jpg Bear 747 beruang tergemuk

Beruang seberat 653 kilogram telah dinobatkan sebagai pemenang Fat Bear Week 2020. Beruang tersebut diberi nama Bear 747, sesuai dengan jumbo jet Boeing 747. Ia keluar sebagai pemenang dari hasil pemungutan suara selama seminggu.

Sekadar informasi, acara ini merupakan kompetisi tahunan dan berlangsung murni untuk menentukan peringkat beruang yang tinggal di Taman Nasional dan Cagar Alam Katmai Alaska. Selama beberapa bulan, lebih dari 2.200 beruang cokelat di taman telah makan makanan dalam jumlah yang berlebihan untuk mempersiapkan hibernasi.

Baca Juga : Peneliti Temukan Fosil Monyet Purba Lintas Benua Berusia 6 Juta Tahun

Selama hibernasi, mereka biasanya kehilangan sepertiga dari berat badan mereka saat tidak makan atau minum. Mereka dapat menambah berat sekira 453 kilogram karena makan lebih banyak dari biasanya di musim panas.

Beruang Tergemuk

Selama Fat Bear Week, 12 dari beruang paling gemuk diikutsertakan dalam kompetisi. Mereka berlomba untuk mendapatkan predikat paling gemuk sebagai pemenang. Taman Nasional dan Cagar Alam Katmai Alaska menyebut fenomena itu sebagai ‘yang paling gemuk yang bertahan hidup’.

Pada akhirnya, 747 dan beruang bernama Chunk adalah dua pesaing terakhir. Namun 747 berhasil mengalahkan rival terakhirnya pada Selasa, 6 Oktober 2020.

"Tahun ini dia benar-benar menambah berat badan. Tampak seperti dia cukup gemuk untuk berhibernasi di Juli. Ia terus makan sampai perutnya terasa menempel di tanah pada akhir September,” terang sang penjaga, sebagaimana dilansir VT, Rabu (14/10/2020).

Sungai Brooks di taman Katmai seharusnya menjadi tempat yang tepat bagi beruang untuk menikmati salmon. Dan tahun ini, ada banyak sekali ikan untuk dimakan. Menurut Naomi Doak, penjaga media di taman tersebut, ada rekor jumlah salmon di sungai.

Beruang Tergemuk

Selain itu, pandemi menyebabkan jumlah orang yang tinggal jauh lebih sedikit. Doak menjelaskan bahwa taman tersebut biasanya dikunjungi sekitar 500 pengunjung setiap hari, tetapi tahun ini hanya ada sekitar 50 hingga 100 pengunjung per hari.

"Kombinasi ikan salmon besar dan lebih sedikit orang, ini benar-benar menyerahkan sungai kepada beruang,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini