Masak dengan Santan Anti Gagal ala Sisca Soewitomo

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 298 2294322 masak-dengan-santan-anti-gagal-ala-sisca-soewitomo-WxFjBB234m.jpg Chef Sisca Soewitomo (Foto : Instagram/@sisca.soewitomo)

Banyak hal praktis yang kini terbukti memudahkan masyarakat. Misalnya saja produk dalam kemasan, seperti santan. Chef Legendaris Indonesia Sisca Soewitomo mengatakan kemasan santan kini memang sudah modern yang mempermudah Masyarakat.

Namun, beberapa dari Anda mungkin khawatir apakah cairan putih yang ada di dalam kemasan tersebut benar santan atau bukan. Kemudian, apakah kualitas santan dalam kemasan sama baiknya dengan perasan kelapa parut? Chef Sisca Soewitomo coba menjelaskannya.

Sisca Soewitomo

Terkait dengan apakah kualitasnya sama atau malah berkurang, Sisca cukup yakin kalau kualitasnya sama saja, bahkan lebih baik karena kelapa yang dipilih sudah pasti yang berkualitas semua.

"Santan dalam kemasan itu memudahkan masyarakat mendapatkan bahan masakan. Kalau soal kualitas, sudah pasti terjaga. Keluarga bisa pakai seperlunya," terangnya dalam Webinar Wariskan Resep Juara, Jumat (15/10/2020).

Baca Juga : Gantung Panci, Sisca Soewitomo Pensiun dari Dunia Masak Tanah Air?

Hal itu dia buktikan dari pengalamannya. Ya, selama masak menggunakan santan kemasan, jarang sekali Sisca mengalami tekstur santan yang pecah.

"Kalau pakai santan kemasan itu, jarang sekali santannya pecah. Ya, asal cara masaknya benar, diaduk yang benar, saya jamin semua sukses bikin masakan di dapur. Ini mempermudah sekali," terang Sisca Soewitomo.

Di sisi lain, Private Chef dan Cooking Instructor Devina Hermawan sedikit memberikan tips supaya santan tidak pecah saat dimasak. Pertama adalah soal suhu pemanasan, ternyata saat masak santan tidak boleh dengan api yang besar.

Santan

Lalu, durasi masaknya juga jangan terlalu lama. "Soalnya, santan itu mudah sekali matengnya," terangnya. Tips terakhir adalah karena sifat santan yang sensitif dengan asam, jangan tambahkan jeruk nipis dalam proses pemasakan.

"Kalau memang ingin menambahkan jeruk nipis pada menu soto misalnya, ya, tambahkan jeruknya pas sudah di mangkok saji saja. Itu kenapa, jeruk nipisnya dipisah dari kuah utama soto," tambah Devina.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini